Densus 88 Temukan Enam Bom Molotov Dari Kasus Sungai Raya

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror (AT) Polri menemukan enam bom molotov dari kasus seorang siswa SMPN 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat, yang melemparkan molotov di lingkungan sekolah pada Selasa (3/2/2026).

“Enam buah botol berisi bahan bakar minyak dan sumbu kain (bom molotov),” kata Juru Bicara Densus 88 Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana, Rabu (4/2/2026).

Selain itu, sambung dia, polisi juga menemukan lima buah gas portable yang bagian sampingnya direkatkan petasan, paku, dan pisau. Ditemukan pula satu buah pisau.

Baca Juga  Ratusan Musisi Dunia Bersatu Boikot Platform Israel, Dukung Palestina

Lebih lanjut, Mayndra mengungkapkan bahwa pada saat kejadian, terdapat empat petasan yang meledak. Peledak itu, kata dia, ditujukan untuk memicu bom molotov agar meledak juga. Beruntung, bom tidak terpicu untuk meledak.

Ledakan petasan itu menyebabkan satu korban terluka yang merupakan seorang siswa.

Ia juga mengungkapkan bahwa siswa tersebut bergabung dalam grup True Crime Community yang menyebarkan ideologi kekerasan.

Baca Juga  Mahasiswa dan Pemerintah Perkuat Kolaborasi Hadapi Krisis Ekologis di Brebes

“Yang bersangkutan tertarik dengan konten-konten kekerasan,” ujarnya.

Ia mengatakan, anak tersebut merupakan korban perundungan dan memiliki keinginan untuk balas dendam terhadap teman-temannya yang kerap kali melakukan perundungan terhadapnya. Selain itu, sang anak juga diduga kuat menghadapi masalah keluarga.

Balas dendam itu kemudian dilampiaskan dengan melakukan aksi kekerasan di sekolah.

Sebelumnya, Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade menjelaskan, pelaku datang ke lingkungan sekolah dan melemparkan botol berisi bahan bakar yang memicu percikan api dan kepulan asap.

Baca Juga  Inter Milan Naik Ke Puncak Klasemen Setelah Menang 2-0 Atas Parma

Beruntung, pihak sekolah bersama warga sekitar sigap melakukan penanganan awal sehingga api cepat dipadamkan dan tidak merambat ke bangunan utama maupun ruang kelas.

Personel Polsek Sungai Raya langsung mengamankan lokasi, sementara Tim Inafis Satreskrim Polres Kubu Raya mengumpulkan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi memastikan situasi keamanan di sekolah sudah terkendali dan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan pengawasan aparat.

Berita Terkait

TNI temukan jenazah pilot Pelita Air korban kecelakaan pesawat
DPRD Kabupaten Tangerang Dorong Kepastian Lahan Usaha Mikro dalam RDP Bersama DPMPTSP, DTRB, dan HIPMI
Bupati Tangerang Resmikan IGD dan Musholla Baru RSUD Balaraja ‎
Hadiri Peresmian IGD Baru RSUD Balaraja, Ian Mulyana Fraksi PKS Pesan: “Utamakan Jiwa Pasien, Baru Administrasi” ‎
Cegah Penyakit Masyarakat, Satgas Preventif Polresta Tangerang Imbau Toko Jamu Tak Edarkan Miras
IKN Siap Jadi Surga ASN, Menteri PANRB Turun Tangan
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi Demokrat H. Yaya Amsori Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Harga cabai di Pasar Induk Kramat Jati sempat melonjak jelang Ramadhan

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 19:53 WIB

TNI temukan jenazah pilot Pelita Air korban kecelakaan pesawat

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:59 WIB

DPRD Kabupaten Tangerang Dorong Kepastian Lahan Usaha Mikro dalam RDP Bersama DPMPTSP, DTRB, dan HIPMI

Kamis, 19 Februari 2026 - 00:06 WIB

Bupati Tangerang Resmikan IGD dan Musholla Baru RSUD Balaraja ‎

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:11 WIB

Cegah Penyakit Masyarakat, Satgas Preventif Polresta Tangerang Imbau Toko Jamu Tak Edarkan Miras

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:45 WIB

IKN Siap Jadi Surga ASN, Menteri PANRB Turun Tangan

Berita Terbaru