Waspada gelombang tinggi saat Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengingatkan agar masyarakat waspada potensi gelombang tinggi saat fenomena Gerhana Matahari Cincin terjadi pada 17 Februari 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam Ramlan Djambak dikonfirmasi di Batam, Jumat, mengatakan fenomena tersebut tidak dapat disaksikan di Indonesia, khususnya Kepri, tetapi pada momen itu kondisi gelombang di wilayah Kepri masih cukup tinggi.

“Gelombang di sebagian wilayah Kepri, terutama Anambas dan Natuna, masih cukup tinggi karena angin Muson Barat masih aktif atau Angin Utara kalau di Kepri menyebutnya,” kata Ramlan.

Baca Juga  25 Tahun PLN Icon Plus: Nyalakan Semangat Anak Negeri

Menurut dia, fenomena Gerhana Matahari Cincin tidak berpengaruh langsung terhadap cuaca di wilayah Kepri. Periode gerhana, kata dia, terjadi secara periodik.

Namun saat ini kondisi cuaca Kepri sudah mulai ada hujan. Berbeda dengan awal Januari hingga awal Februari yang berlangsung selama 35 Hari Tanpa Hujan (HTH).

“Kondisi cuaca Kepri sudah mulai ada hujan sebagian, walau masih hujan-hujan ringan,” ujarnya. Sehingga, lanjut dia, diprediksi cuaca Kepri pada Bulan Ramadhan bisa dirasakan sejuk.

Baca Juga  Keamanan Prioritas Utama, Satpam BRI KC Cilegon Siaga 24 Jam Kawal Transaksi Nasabah di Gerai ATM

Sementara itu untuk cuaca maritim, ketinggian gelombang di Kepri pada periode 17 Februari itu masih cukup tinggi, terutama di daerah Anambas dan Natuna.

“Kecepatan angin yang cukup tinggi dan berimbas kepada ketinggian gelombang laut sudah berlangsung beberapa minggu yang lalu dan masih berlangsung hingga 17 Februari,” ujarnya.

Kenaikan gelombang ini perlu diwaspadai bagi transportasi laut yang ada di wilayah Kepri, khususnya Anambas dan Natuna. Nelayan maupun nakhoda kapal diimbau memperhatikan kondisi cuaca saat berlayar pada periode tersebut.

Baca Juga  Kualitas Buruk, Aspal Hotmix Jalan Bundaran Kutruk Sudah Rusak Berat Meski Belum Lama Diperbaiki

Gerhana Matahari Cincin diperkirakan terjadi pada 17 Februari 2026 dan hanya akan disaksikan oleh penguin, karena lebih banyak melintasi Antartika Barat, dan menyusuri Pantai Laut Davis di Samudera Selatan.

Berita Terkait

Bupati Tangerang Minta Para Guru Ngaji, Pimpinan Ponpes, Ustad dan Ustadzah Perkuat Sinergi Cegah Tindak Kekekerasan Terhadap Perempuan dan TPPO
Puluhan Murid SD Pedalaman Aceh Barat Masih Belajar Di Tenda Darurat
Polemik Pasar Cisoka, Pemkab Tangerang Janji Tuntaskan Dualisme Minggu Depan
PT Aneka Usaha Brebes Beres Resmi Diluncurkan, Pemkab Bidik Peningkatan PAD
Bupati Lepas 484 Putra-putri Terbaik Kabupaten Tangerang, Targetkan Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA Banten 2026
Realisasi Pendapatan Melampaui Target, Bupati Tangerang Serahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
Pimpin Apel Pagi, Wabup Intan Tegaskan Kedisiplinan ASN, Kawasan Tanpa Rokok, dan Harmonisasi Kerja
Polisi Ungkap Pembunuhan Pedagang Cilok di Cikupa, Anak dan Ayah Jadi Tersangka

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:39 WIB

Bupati Tangerang Minta Para Guru Ngaji, Pimpinan Ponpes, Ustad dan Ustadzah Perkuat Sinergi Cegah Tindak Kekekerasan Terhadap Perempuan dan TPPO

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:16 WIB

Puluhan Murid SD Pedalaman Aceh Barat Masih Belajar Di Tenda Darurat

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:06 WIB

Polemik Pasar Cisoka, Pemkab Tangerang Janji Tuntaskan Dualisme Minggu Depan

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:39 WIB

PT Aneka Usaha Brebes Beres Resmi Diluncurkan, Pemkab Bidik Peningkatan PAD

Senin, 8 Juni 2026 - 22:10 WIB

Bupati Lepas 484 Putra-putri Terbaik Kabupaten Tangerang, Targetkan Juara Umum POPDA dan PEPARPEDA Banten 2026

Berita Terbaru