Narada School dan PT Souvenhostel Cipta Persada: Membangun Jiwa Wirausaha Siswa sejak Dini

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Lensabumi.com – Upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak usia remaja terus didorong melalui kegiatan edukatif di luar kelas. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan industri yang dilakukan puluhan siswa kelas 10 Narada School, Jakarta Barat, ke pabrik kosmetik PT Souvenhostel Cipta Persada, pada Selasa (10/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa berkesempatan melihat secara langsung proses produksi kosmetik yang dilakukan secara higienis serta mengikuti standar industri. Kunjungan ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa untuk memahami bagaimana sebuah produk diproduksi hingga siap dipasarkan.

Guru pendamping Narada School, Raka, menjelaskan bahwa program kunjungan industri merupakan agenda rutin sekolah yang bertujuan menghubungkan teori pembelajaran di kelas dengan praktik nyata di dunia usaha.

Baca Juga  Akhmad Munir Umumkan Susunan Pengurus Lengkap PWI Pusat 2025–2030

“Melalui kegiatan ini, siswa dapat melihat langsung bagaimana proses produksi berjalan di industri. Kami berharap pengalaman ini dapat memperluas wawasan mereka, khususnya dalam memahami siklus bisnis dan peluang kewirausahaan di masa depan,” ujar Raka.

Pada kesempatan tersebut, CEO PT Souvenhostel Cipta Persada, Litar Suryadi, juga memberikan materi inspiratif kepada para siswa. Ia menceritakan perjalanan perusahaan yang dirintis dari kondisi sederhana hingga berkembang menjadi produsen kosmetik yang terus bertumbuh.

Litar menjelaskan bahwa pada masa awal berdiri, perusahaan hanya memiliki lahan dan fasilitas produksi yang terbatas. Namun dengan strategi adaptasi yang tepat serta semangat pantang menyerah, perusahaan mampu bertahan dan berkembang, bahkan menghadapi tekanan ekonomi saat pandemi.

Baca Juga  Pemerintah kaji skema haji tanpa antrean

“Setiap bisnis pasti menghadapi masa sulit. Yang terpenting adalah bagaimana kita mampu beradaptasi dan terus mencari peluang untuk berkembang,” kata Litar di hadapan para siswa.

Kunjungan ke area produksi disambut antusias oleh para peserta. Para siswa tampak aktif mengamati proses kerja sekaligus berdiskusi mengenai tahapan produksi kosmetik.

Salah seorang siswa mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman baru karena dapat melihat langsung proses produksi sekaligus mendengar kisah perjuangan membangun bisnis dari pelaku industrinya.

Baca Juga  Indonesia Lolos Final AFC Futsal 2026, Media Vietnam Sebut Kejutan Besar

“Seru sekali karena kami bisa melihat langsung proses produksi dan mendengar cerita perjalanan bisnis dari CEO-nya. Ini memberi gambaran nyata tentang dunia usaha,” ujarnya.

Kegiatan kunjungan industri ini ditutup dengan penyerahan plakat dari Narada School kepada PT Souvenhostel Cipta Persada yang diterima oleh Direktur Marketing, Suherman. Selain itu, pihak perusahaan juga memberikan souvenir kepada para peserta sebagai kenang-kenangan.

Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri ini, diharapkan para siswa dapat memperoleh inspirasi serta motivasi untuk mengembangkan ide-ide usaha sejak dini dan lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

(nur)

Berita Terkait

Korlantas gunakan dua jenis alat TAA dalam olah TKP kecelakaan kereta
Krisis Iklim Menggugat Negara: Hak atas Lingkungan Sehat Tak Boleh Cuma Jadi Janji
Gebrakan Baru! Ketua KWRI Hadirkan Dewan Ustur Ubadi dalam Dialog Strategis Agenda Reses
Rosan Roeslani Minta Audit Total Usai Tabrakan Kereta Bekasi, 14 Orang Tewas
Dampingi Asda 1 M. Nur Rojab Lepas 383 Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Pembangunan Sekolah Rakyat Brebes Dikebut, Jembatan Bailey Dipasang untuk Lancarkan Akses
Polresta Tangerang Tangkap Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual di Sukadiri
Bupati Tangerang Resmikan Masjid Madinatul Umidiah Desa Bojong Renged Teluknaga

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 23:43 WIB

Korlantas gunakan dua jenis alat TAA dalam olah TKP kecelakaan kereta

Rabu, 29 April 2026 - 17:46 WIB

Krisis Iklim Menggugat Negara: Hak atas Lingkungan Sehat Tak Boleh Cuma Jadi Janji

Rabu, 29 April 2026 - 08:05 WIB

Gebrakan Baru! Ketua KWRI Hadirkan Dewan Ustur Ubadi dalam Dialog Strategis Agenda Reses

Selasa, 28 April 2026 - 22:11 WIB

Rosan Roeslani Minta Audit Total Usai Tabrakan Kereta Bekasi, 14 Orang Tewas

Selasa, 28 April 2026 - 06:32 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Brebes Dikebut, Jembatan Bailey Dipasang untuk Lancarkan Akses

Berita Terbaru