G7 bahas stabilisasi pasar minyak global akibat konflik Iran

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Para pemimpin G7 akan menggelar pertemuan daring pada Rabu (11/2) untuk membahas situasi Timur Tengah menyusul serangan AS-Israel terhadap Iran serta kemungkinan pelepasan cadangan minyak secara terkoordinasi guna menstabilkan pasar global.

Pertemuan itu berlangsung sehari setelah Badan Energi Internasional (IEA) dilaporkan mengusulkan pelepasan cadangan minyak terbesar dalam sejarah pada pertemuan darurat.

Langkah tersebut akan menjadi respons kolektif pertama yang dipimpin IEA sejak 2022, ketika Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina.

Dari Jepang, yang bergantung pada Timur Tengah untuk lebih dari 90 persen impor minyak mentahnya, Perdana Menteri Sanae Takaichi diperkirakan menyerukan upaya diplomatik untuk meredakan situasi pada pertemuan tersebut, menurut sumber pemerintah.

Baca Juga  Mursalin Apresiasi Kinerja Keras Dadan Gandana sebagai Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang yang Baru

Menjelang pertemuan itu, ia mengatakan kepada wartawan bahwa Jepang akan mulai mengurangi cadangan minyaknya paling cepat pada Senin depan tanpa menunggu keputusan respons kolektif di bawah IEA.

Jepang siap melepaskan cadangan minyak setara 15 hari konsumsi yang dipegang sektor swasta serta cadangan setara satu bulan konsumsi yang dimiliki pemerintah, katanya.

Hingga akhir Desember, Jepang memiliki cadangan minyak yang cukup untuk 254 hari konsumsi domestik, terdiri atas 146 hari milik pemerintah, 101 hari milik sektor swasta, dan sisanya disimpan bersama negara-negara penghasil minyak.

Menyusul laporan media bahwa Iran mulai memasang ranjau di Selat Hormuz, salah satu jalur energi terpenting di dunia yang dilalui sekitar seperlima konsumsi minyak global, para pemimpin G7 diperkirakan menegaskan kerja sama erat dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga  Gelar Tasyakuran Juara Umum MTQ, Bupati Tangerang Apresiasi Kafilah Raih Prestasi Lima Kali Berturut-turut

Para anggota G7 berupaya memastikan pasokan minyak mentah tetap stabil setelah Selat Hormuz secara efektif ditutup sejak dimulainya serangan AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari.

Pada Selasa, negara-negara G7 — Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat, serta Uni Eropa — menggelar pertemuan daring para menteri energi.

Dalam pertemuan itu, mereka menegaskan siap mengambil langkah yang diperlukan, termasuk pelepasan cadangan, untuk mendukung pasokan energi global.

Wall Street Journal, yang mengutip pejabat yang mengetahui masalah tersebut, melaporkan IEA sebelumnya telah mengusulkan “pelepasan cadangan minyak terbesar dalam sejarahnya” untuk meredam lonjakan harga.

Baca Juga  G7 Bahas Pelepasan Cadangan Minyak Saat Harga Melonjak

Menurut IEA, pelepasan cadangan minyak terkoordinasi terbesar sebelumnya terjadi pada 2022 ketika negara-negara anggota berkomitmen melepas sekitar 182 juta barel cadangan darurat dalam dua tahap.

Negara-negara anggota IEA, termasuk negara-negara G7, saat ini memiliki lebih dari 1,2 miliar barel cadangan minyak darurat publik.

Sementara itu, Amerika Serikat dan Jepang menyimpan cadangan gabungan sekitar 700 juta barel.

Anggota IEA diwajibkan memiliki cadangan minyak setara sedikitnya 90 hari impor bersih dan siap merespons secara kolektif gangguan pasokan serius yang memengaruhi pasar minyak global.

Sumber: Kyodo

Berita Terkait

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang : Gemilang Korpri Night Run 2026 Sukses Galang Donasi Rp232 Juta Lebih untuk Korban Gempa NTT
Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika
Tagihan Logistik MBG Belum Dibayar, CV Raysa Hoki Minta PT Ajisaka Segera Melunasi
Wujudkan Lingkungan Kerja yang Bersih dan Sehat, Setwan DPRD Kabupaten Tangerang Gencarkan Korvei Rutin Jum’at Bersih
Aprilia Kuasai FP1 Mandalika, Bezzecchi Ungguli Marc Marquez
Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Kementerian PU Kerahkan 20 Pompa Untuk Penanganan Kekeringan di Pakisjaya, Karawang
Sambut Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang, RSUD Tigaraksa Gelar Sunatan Massal

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:22 WIB

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang : Gemilang Korpri Night Run 2026 Sukses Galang Donasi Rp232 Juta Lebih untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Tagihan Logistik MBG Belum Dibayar, CV Raysa Hoki Minta PT Ajisaka Segera Melunasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Wujudkan Lingkungan Kerja yang Bersih dan Sehat, Setwan DPRD Kabupaten Tangerang Gencarkan Korvei Rutin Jum’at Bersih

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Berita Terbaru

Advetorial

Veda Ega Finish Keenam, Quiles Juarai Moto3 Mandalika 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 17:53 WIB

Berita

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:36 WIB