Jamaah Muhammadiyah tekankan toleransi saat Shalat Idul Fitri

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang digelar oleh warga Muhammadiyah di Masjid Baitusy Syifa, RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, tidak hanya untuk beribadah tetapi juga menekankan nilai toleransi di tengah perbedaan penentuan awal Syawal.

Salah satu jamaah, Fakhri (33) menekankan perbedaan dalam menentukan awal bulan Hijriah, termasuk Idul Fitri, bukanlah persoalan besar yang perlu diperdebatkan.

“Menurut saya perbedaan menentukan awal bulan hijriah atau lebaran itu tidak menjadi masalah besar. Kita harus saling menghormati dan menghargai setiap perbedaan,” kata Fakhri di Jakarta Timur, Jumat.

Yang penting, kata dia, fokusnya lebaran ini jadi momen untuk memperkuat iman, memperbaiki ibadah dan menjadi lebih baik.

Fakhri juga mengungkapkan rasa syukurnya setelah menunaikan Shalat Idul Fitri usai menjalani ibadah puasa selama Ramadhan.

Baca Juga  Momentum Idul Adha 1447 H, Gita Swarantika Ajak Masyarakat Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial ‎

“Alhamdulillah tadi sudah selesai Shalat Id, ramai banget setelah melewati bulan Ramadhan. Semoga kita diberikan kesehatan selalu sampai bertemu di bulan suci selanjutnya,” ujar Fakhri.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh jamaah lainnya, Syahrul (26). Dia menilai perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri merupakan hal yang lumrah terjadi dan tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan.

“Menurut saya perbedaan waktu pelaksanaan Idul Fitri ini hal yang biasa terjadi dan seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat,” katanya.

Yang penting, menurut dia, saling menghormati perbedaan dalam menentukan awal bulan Hijriah, fokus ibadah, fokus merayakan hari kemenangan ini.

Syahrul menyebutkan, Idul Fitri seharusnya menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.

Baca Juga  Polres Brebes Gelar Pengambilan Sumpah dan Pakta Intregitas Penerimaan Polri 2026

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri oleh Muhammadiyah yang lebih awal dari pemerintah kembali menjadi bagian dari dinamika penentuan kalender Hijriah di Indonesia.

Meski demikian, suasana kondusif dan penuh toleransi tetap terlihat di tengah masyarakat.

“Dengan semangat saling menghormati, perayaan Idul Fitri kita tentunya ingin ini menjadi ajang memperkuat persatuan serta meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah umat Muslim setelah menjalani bulan suci Ramadhan,” katanya.

Jamaah memadati pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang digelar oleh warga Muhammadiyah di Masjid Baitusy Syifa, RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur (Jaktim) pada Jumat pagi.

Antusiasme warga untuk menunaikan ibadah terlihat dari membludaknya jumlah jamaah hingga meluber ke area luar masjid.

Sejak pagi hari, jamaah sudah berdatangan dan memenuhi area dalam masjid hingga halaman. Bahkan, karena kapasitas yang tidak mencukupi, saf salat terpaksa diperluas hingga ke trotoar dan sebagian badan jalan di sekitar lokasi.

Baca Juga  BRI Kantor Cabang Tangerang Merdeka Gelar Latihan Badminton Rutin untuk Jaga Kebugaran dan Kebersamaan Insan BRILiaN

Mereka mengenakan pakaian terbaik dan membawa perlengkapan ibadah, seperti sajadah dan alas shalat. Khatib dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri tersebut diisi oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pendidikan Seni Budaya dan Olahraga, Irwan Akib.

Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan tampak jelas, dengan gema takbir berkumandang menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan.

Sementara itu, petugas dari panitia dan aparat setempat turut mengatur jalannya kegiatan agar berlangsung tertib dan lancar. Pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas juga dilakukan untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi.

Berita Terkait

MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla
Operasi Sarang Narkoba Polisi Periksa Pengunjung Tempat Hiburan Malam
Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan
BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan
Rekomendasi Akhir Pekan Di Jakarta, Festival Literasi Hingga Musik
Panen 71 Kg Lele, Lapas Brebes Dorong Keterampilan Warga Binaan
Hadirkan Ruang Belajar yang Nyaman, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Sukses Rehabilitasi Sekolah Rusak Jadi Layak
Lukisan Manusia Purba Terancam Rusak Dampak Karhutla di Sulsel

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:48 WIB

MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Operasi Sarang Narkoba Polisi Periksa Pengunjung Tempat Hiburan Malam

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:15 WIB

BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Rekomendasi Akhir Pekan Di Jakarta, Festival Literasi Hingga Musik

Berita Terbaru

Berita

BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:15 WIB