Bupati Tangerang ‘Semprot’ Satpol PP Soal Apel Pagi

Senin, 30 Maret 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Tangerang, Lensabumi.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang kini tengah menjadi sorotan publik. Di tengah aksi masif penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang diklaim demi keindahan kota, kinerja internal korps penegak Perda ini justru mendapat raport merah langsung dari pucuk pimpinan daerah. Senin 30/03/26
‎
‎Bupati Tangerang memberikan teguran keras kepada jajaran Satpol PP dalam sebuah agenda apel pagi terbaru. Orang nomor satu di Kabupaten Tangerang tersebut menyayangkan sikap tidak konsisten personel dalam menjalankan kewajiban disiplin dasar, yakni kehadiran apel pagi, yang dinilai kontras dengan semangat mereka saat “beraksi” di lapangan.

Baca Juga  20 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya

‎Banyak warga mengkritik, “Beraninya Cuma Sama Pedagang Kecil”. ‎Kritik tajam pun berdatangan dari masyarakat, terutama para pedagang yang merasa menjadi sasaran empuk operasional Satpol PP.

Dalam beberapa pekan terakhir, Satpol PP Kabupaten Tangerang gencar melakukan sterilisasi di sejumlah titik, termasuk penertiban  puluhan pedagang asongan dikawasan Puspemkab Tangerang.
‎
‎‎”Kalau mengusir kami yang cuma cari makan sehari-hari, mereka sangat galak dan disiplin datang pagi-pagi. Tapi ternyata buat apel pagi saja tidak konsisten sampai ditegur Bupati. Harusnya tertibkan dulu orang dalamnya sebelum tertibkan rakyat,” ujar salah satu pedagang di kawasan Pemda Tigaraksa.
‎
‎‎Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menekankan bahwa Disiplin adalah harga mati, Satpol PP sebagai wajah penegak aturan harus menjadi contoh bagi ASN lainnya. Ketidakkonsistenan dalam apel pagi dianggap mencerminkan lemahnya integritas dan koordinasi internal.
‎
‎Ia mengingatkan agar seluruh pegawai, terutama yang memiliki fungsi pengamanan dan penertiban, tidak hanya peka terhadap pelanggaran di luar, tetapi juga disiplin terhadap aturan jam kerja dan kewajiban protokoler. (Gass)

Baca Juga  G7 Bahas Pelepasan Cadangan Minyak Saat Harga Melonjak

Berita Terkait

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang : Gemilang Korpri Night Run 2026 Sukses Galang Donasi Rp232 Juta Lebih untuk Korban Gempa NTT
Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika
Tagihan Logistik MBG Belum Dibayar, CV Raysa Hoki Minta PT Ajisaka Segera Melunasi
Wujudkan Lingkungan Kerja yang Bersih dan Sehat, Setwan DPRD Kabupaten Tangerang Gencarkan Korvei Rutin Jum’at Bersih
Aprilia Kuasai FP1 Mandalika, Bezzecchi Ungguli Marc Marquez
Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Kementerian PU Kerahkan 20 Pompa Untuk Penanganan Kekeringan di Pakisjaya, Karawang
Sambut Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang, RSUD Tigaraksa Gelar Sunatan Massal

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:22 WIB

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang : Gemilang Korpri Night Run 2026 Sukses Galang Donasi Rp232 Juta Lebih untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Tagihan Logistik MBG Belum Dibayar, CV Raysa Hoki Minta PT Ajisaka Segera Melunasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Wujudkan Lingkungan Kerja yang Bersih dan Sehat, Setwan DPRD Kabupaten Tangerang Gencarkan Korvei Rutin Jum’at Bersih

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Berita Terbaru

Advetorial

Veda Ega Finish Keenam, Quiles Juarai Moto3 Mandalika 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 17:53 WIB

Berita

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:36 WIB