LENSABUMI.COM
TANGERANG – Direktorat Pencegahan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggelar seminar wawasan kebangsaan di Kabupaten Tangerang untuk memperkuat ketahanan keluarga dalam membentengi masyarakat dari ancaman radikalisme sejak dini.
Acara bertajuk “Peran Keluarga dalam Menjaga Keutuhan Bangsa” ini menekankan pentingnya sinergi kolektif antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan institusi terkecil masyarakat yaitu keluarga. Rabu 13 Mei 2026. Di GSG Puspemkab Tangerang.
Keluarga berfungsi sebagai penyaring utama dari penetrasi hoaks dan ujaran kebencian di media sosial.Pengawasan Orang tua didorong untuk memantau ketat aktivitas digital anak guna mendeteksi propaganda radikal.
Kompol Paris menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana terorisme dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan nasional serta melindungi masyarakat dari ancaman aksi teror. Ia menyampaikan melalui edukasi wawasan kebangsaan Peran keluarga dalam menjaga keutuhan bangsa.
Pihaknya mengundang Sthakeholder, babinkamtibmas, Kesbangpol, kementerian agama, FKUB. Untuk kemudian dapat bersama sama memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat menekan angka kaum radikalisme di setiap wilayah.
”Ia menyampaikan Peran pemerintah diharapkan dapat menjaga stabilitas keamanan lewat lintas agama dan Sthakeholder bahkan lewat Pendidikan di setiap sekolah, “ujarnya.
Lebih lanjutKompol Paris menjelaskan pihaknya terus melakukan sosialisasi ditiap tiap sekolah agar dapat mencegah faham radikalisme dimana Banten sendiri mempunyai ranking dua skala nasional dalam toleransi. Hal itu, menurutnya sudah ada penurunan dalam tahun ini dimana pada tahun sebelumnya berada pada posisi pertama.
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa perekrutan terhadap Anak anak dengan memanfaatkan sosial media dapat di gunakan oleh faham tersebut dengan memanfaatkan situasi keluarga yang kurang harmonis dan kesempatan itulah sering menjadi ajang kesempatan buat merekrut ungkapnya.
Langkah preventif ini didukung penuh oleh elemen kedinasan Kabupaten Tangerang demi menyelamatkan masa depan generasi muda.
”Melalui pembekalan intensif ini, masyarakat Kabupaten Tangerang diharapkan memiliki imunitas ideologi yang kuat untuk menolak segala bentuk doktrin kekerasan demi menjaga keutuhan NKRI. “Pungkasnya. (Gass)






