Brebes, Lensabumi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes mengikuti kegiatan Pengukuhan Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Tahun 2026 secara, Rabu (8/4). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah dan dipusatkan di Aula Wisma Sari, Nusakambangan.
Kegiatan dilaksanakan secara luring dan daring, di mana jajaran UPT Pemasyarakatan di wilayah Nusakambangan, Cilacap, dan sekitarnya mengikuti secara langsung, sementara Lapas Brebes dan UPT di luar wilayah tersebut mengikuti secara virtual melalui platform Zoom Meeting.
Pengukuhan yang diikuti oleh ratusan petugas pemasyarakatan se-Jawa Tengah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fungsi pengawasan internal di lingkungan pemasyarakatan. Jajaran Lapas Brebes mengikuti kegiatan dengan penuh khidmat sebagai bentuk komitmen dalam mendukung terciptanya tata kelola pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan berintegritas.
SATOPS PATNAL memiliki peran penting sebagai instrumen pengendalian internal, yang bertugas melakukan pemantauan, pengawasan, serta pencegahan terhadap potensi pelanggaran disiplin dan kode etik, sekaligus mengambil langkah tegas terhadap setiap bentuk penyimpangan.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan pengawasan internal menjadi kunci dalam menjaga integritas serta mencegah berbagai potensi pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan. Kakanwil juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban.
“Kepada seluruh anggota Satops Patnal, saya harapkan agar benar-benar menjaga integritas dan loyalitas dalam pelaksanaan tugasnya, serta mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali, menyampaikan bahwa keikutsertaan jajaran dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan komitmen seluruh jajaran dalam meningkatkan pengawasan internal.
“Melalui pengukuhan Satops Patnal ini, kami semakin memperkuat komitmen untuk menjaga integritas dan meningkatkan fungsi pengawasan di lingkungan Lapas Brebes. Deteksi dini dan respons cepat menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Gowim.
Lebih lanjut, Gowim juga menegaskan pentingnya sinergi antarpetugas serta kolaborasi dengan aparat penegak hukum dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang optimal.
Dengan mengikuti kegiatan ini, Lapas Brebes berharap seluruh jajaran semakin siap dalam menjalankan fungsi pengawasan internal secara maksimal, guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyimpangan.
Kegiatan ini juga selaras dengan komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yang terus digaungkan di seluruh satuan kerja pemasyarakatan.






