Kab. Tangerang, Lensabumi.com –Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya pada anak, RSUD Tigaraksa bersama Puskesmas Pasir Nangka melaksanakan kegiatan pemantauan tumbuh kembang anak dan penyuluhan kesehatan tentang stunting dan wasting di Posyandu Nakula Desa Pasir Bolang, Tigaraksa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pelayanan promotif dan preventif untuk menekan angka masalah gizi pada anak, seperti stunting dan wasting.

Pada kegiatan tersebut, RSUD Tigaraksa menghadirkan narasumber yaitu ibu Rismaniar Oktaviani,S.Gz dan Dhini Nugraheni, A.Md.Gz sebagai tenaga kesehatan ahli gizi yang memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini dalam upaya pencegahan stunting dan wasting.
Dalam penyampaian materi dijelaskan bahwa stunting merupakan kondisi gagal pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis, sedangkan wasting adalah kondisi kekurangan gizi akut yang ditandai dengan tubuh anak yang tampak kurus.
Edukasi ini bertujuan agar masyarakat mampu mengenali tanda-tanda gangguan pertumbuhan sejak dini serta melakukan pencegahan secara tepat.

Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pencegahan, seperti pemenuhan gizi selama kehamilan, pemberian ASI eksklusif, pemberian MPASI yang sesuai usia, serta pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak melalui posyandu. Materi juga menekankan prinsip pemberian MPASI yang tepat, mulai dari waktu pemberian, tekstur makanan, hingga kandungan gizi yang harus mencukupi kebutuhan energi, protein, dan zat gizi mikro.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat, terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti penyuluhan dan diskusi interaktif yang berlangsung. Tidak hanya penyuluhan, Puskesmas Pasir Nangka juga melaksanakan imunisasi ORI Campak sebagai upaya pencegahan penyakit campak pada anak, serta pelayanan kesehatan lainnya bagi balita.
Sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang, dilakukan pula pengukuran seperti tinggi badan dan berat badan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan status gizi anak terpantau secara berkala sehingga dapat dilakukan intervensi sedini mungkin apabila ditemukan masalah gizi.
Acara yang dihadiri oleh lebih dari 75 peserta ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Pasir Bolang, Bapak Dadi, serta Ketua TP PKK Desa Pasir Bolang, Ibu Sartini. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan lintas sektor dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat.
Selain penyuluhan, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi konseling dan pendampingan intervensi gizi oleh ahli gizi RSUD Tigaraksa. Masyarakat diberikan kesempatan untuk berkonsultasi secara langsung terkait kondisi gizi anak, sehingga edukasi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran dan dapat diterapkan sehari-hari.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena materi yang disampaikan mudah dipahami dan pelayanan yang diberikan sangat baik.
Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi anak semakin meningkat, sehingga dapat mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan. (ADV)






