Brebes, Lensabumi.com – Puskesmas Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, menggelar penyuluhan Tuberkulosis (TBC) pada anak, Selasa, (21/4/ 2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kartini di Aula Puskesmas Tanjung.
Kepala Puskesmas Tanjung, dr. Hero Irawan, mengatakan momentum Hari Kartini menjadi saat yang tepat untuk memperkuat peran tenaga kesehatan dalam melindungi anak dari penyakit menular. “Kita ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh sehat, sejalan dengan cita-cita luhur Ibu Kartini,” ujarnya.
Penyuluhan tersebut merupakan hasil kerja sama Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dengan Pediatric Social Responsibility (PSR). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia yang diperingati setiap 24 Maret.
Mengusung tema “Yes! We Can End TB”, kegiatan diikuti tenaga kesehatan fasilitas pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Brebes dalam sesi capacity building.
Narasumber dari IDAI, dr. Vina R, Sp.A, menekankan bahwa deteksi dini TBC pada anak kerap menjadi tantangan karena gejalanya tidak spesifik. Tenaga kesehatan diminta lebih peka terhadap indikasi awal serta mampu memberikan edukasi yang tepat kepada orang tua pasien.
“Selamat Hari Kartini, perempuan berjaya, anak terlindungi menuju Generasi Indonesia Emas 2045. Brebes Beres,” kata Vina.
Selain paparan materi medis, kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi bagi para praktisi kesehatan untuk berbagi pengalaman dalam menangani kasus TBC pada anak di lapangan.
Hero berharap, melalui kegiatan ini, kualitas pelayanan serta kecepatan penanganan kasus TBC anak di Puskesmas Tanjung semakin meningkat. “Diharapkan pelayanan menjadi lebih optimal,” ujarnya.






