Cegah Stunting Sejak Dini, Bupati Paramitha Salurkan Bantuan Gizi untuk 300 Balita

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyerahkan secara langsung Bantuan Penurunan Stunting dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada keluarga penerima manfaat di Balai Desa Wanatirta. Foto:ist

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyerahkan secara langsung Bantuan Penurunan Stunting dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada keluarga penerima manfaat di Balai Desa Wanatirta. Foto:ist

Brebes, Lensabumi.com -Upaya melahirkan generasi yang sehat dan cerdas terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Brebes. Melalui pemberian bantuan pangan bergizi kepada balita, Pemkab Brebes berupaya memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup sebagai langkah nyata menekan angka stunting.

 

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyerahkan secara langsung Bantuan Penurunan Stunting dan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada keluarga penerima manfaat di Balai Desa Wanatirta dan Balai Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Rabu (15/7/2026).

 

Sebanyak 300 balita di Desa Wanatirta dan Desa Winduaji menerima bantuan berupa beras Fortivit, telur, susu, serta beras dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah. Bantuan akan disalurkan dalam dua tahap selama semester ini sebagai bagian dari intervensi pemenuhan gizi bagi balita yang berisiko mengalami stunting.

Baca Juga  BPBD Agam: Banjir Bandang Kembali Melanda Maninjau Di Awal Tahun

Baca juga : https://lensabumi.com/pac-demokrat-bumiayu-dukung-asrofi-pimpin-dpc-brebes-pada-muscab-iv/

Paramitha mengatakan, pemenuhan gizi anak sejak usia dini merupakan investasi penting bagi masa depan daerah. Menurutnya, anak yang tumbuh sehat akan memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang, belajar, dan meraih cita-cita.

 

“Anak-anak adalah masa depan Brebes. Karena itu, memastikan mereka tumbuh sehat dan tercukupi gizinya menjadi tanggung jawab kita bersama. Dari keluarga yang sehat akan lahir generasi yang cerdas dan berkualitas,” ujar Paramitha.

 

Ia menjelaskan, stunting bukan hanya persoalan tinggi badan, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, kesehatan, hingga produktivitas anak ketika dewasa. Oleh sebab itu, penanganannya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga keluarga.

 

Menurut Paramitha, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan gizi balita dapat terpenuhi.

Baca Juga  Kematian Lula Lahfah, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Dokter

 

“Semoga bantuan ini benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sehingga mereka dapat tumbuh sehat, aktif, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.

 

Selain memberikan bantuan, Paramitha mengajak para orang tua untuk terus memperhatikan pola asuh dan kesehatan anak melalui pemberian ASI eksklusif, makanan pendamping ASI yang bergizi dan kaya protein hewani, rutin datang ke Posyandu, melengkapi imunisasi, serta menjaga kebersihan lingkungan.

 

“Keberhasilan mencegah stunting sangat bergantung pada peran keluarga. Mari bersama-sama kita jaga tumbuh kembang anak agar mereka menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan siap membangun Brebes di masa depan,” tuturnya.

 

Paramitha juga mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat yang terus bergerak bersama dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Baca Juga  Lapas Brebes Terima Wakaf Al-Qur’an, Dorong Pembinaan Spiritual Warga Binaan

 

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes optimistis angka stunting dapat terus ditekan. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan anak, tetapi juga menjadi fondasi lahirnya sumber daya manusia yang unggul untuk mendukung terwujudnya Brebes Beres dan menyongsong Indonesia Emas 2045.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Brebes Ineke Tri Sulistyowaty, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hendri Adi Komara, Kepala DP3KB Kabupaten Brebes Eni Listiana, Camat Paguyangan Koko Kusnanto, jajaran Forkopimcam, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta masyarakat penerima manfaat.

 

Berita Terkait

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan
Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB

Berita

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB