Kemenhut Tegaskan Peluang Investasi Kehutanan Untuk Perdagangan Karbon

Senin, 25 Mei 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lensabumi.com – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan peluang investasi di sektor kehutanan Indonesia semakin terbuka untuk mengembangkan perdagangan karbon dengan standar internasional.

“Indonesia telah memasuki babak baru dalam era pasar karbon. Kali ini, kemauan politik kami diterjemahkan secara jelas ke dalam produk regulasi,” ujar Penasihat Utama Menteri Kehutanan Edo Mahendra dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 6 Tahun 2026 menjadi fondasi bagi perluasan peluang tersebut, sekaligus menjadi upaya percepatan perdagangan karbon sektor kehutanan melalui proses bisnis yang lebih jelas dan sederhana.

Menurutnya, regulasi tersebut merupakan respons atas meningkatnya kebutuhan pasar terhadap kredit karbon berkualitas tinggi dan berintegritas.

Baca Juga  Wabup Intan Ingatkan Seluruh Pegawai Terus Tingkatkan Kedisiplinan dan Kualitas Pelayanan

“Dalam hal ini pemerintah membuka semua mekanisme instrumen nilai ekonomi karbon termasuk melalui skema nesting. Pendekatan nesting dinilai penting untuk memastikan integritas lingkungan, mencegah penghitungan ganda, serta memperkuat kepercayaan pasar dan investor,” kata Edo.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kemenhut Laksmi Wijayanti mengatakan pemerintah Indonesia sangat terbuka terhadap investasi karbon di sektor kehutanan dengan membuka semua mekanisme instrumen nilai ekonomi karbon.

Ia menambahkan, saat ini telah ada komitmen pemerintah melalui Utusan Khusus Presiden bidang Iklim dan Energi yang telah mempublikasikan rencana program restorasi/rehabilitasi 12 juta hektar lahan kritis, pengurangan emisi sektor kehutanan (avoidance carbon project) sebesar 50 juta hektar, perhutanan sosial sebesar 8,3 juta hektar dan hutan adat sebesar 1,4 juta hektar di COP 30 UNFCCC Belem Brazil 2025.

Baca Juga  Jamaah Muhammadiyah tekankan toleransi saat Shalat Idul Fitri

“Sehingga pemerintah Indonesia membuka semua mekanisme peluang investasi karbon hutan untuk dapat memenuhi target komitmen Presiden Prabowo Subianto tersebut,” ujarnya.

Direktur Bina Usaha Pemanfaatan Hutan Kemenhut Ilham menambahkan, pemerintah juga telah mengeluarkan peraturan untuk penyederhanaan proses bisnis investasi kredit karbon hutan melalui Permenhut 6/2026 dengan tidak mengurangi output yang menghasilkan kredit karbon yang berintegritas dan berkualitas tinggi.

Baca Juga  BRI Kebon Jeruk Berikan Edukasi Layanan EBuzz di SMAN 65 Jakarta

“Komitmen Bapak Presiden RI untuk restorasi/rehabilitasi 12 juta hektar merupakan tantangan besar buat sektor kehutanan, akan tetapi ini sejalan dengan kebutuhan pasar karbon internasional yang menginginkan produk kredit karbon yang berintegritas dan berkualitas tinggi,” kata Ilham.

Adapun kriteria yang dibutuhkan antara lain pemenuhan standar internasional dan Prinsip-prinsip Inti Karbon (Core Carbon Principles/CCP) dari Dewan Integritas untuk Pasar Karbon Sukarela (ICVCM), yang merupakan pemenuhan additionality keterlibatan dan pembagian manfaat kepada masyarakat perlindungan keanekaragaman hayati dan safeguard.

Berita Terkait

Wujudkan Tranformasi Pembangunan Terpadu dan Berkelanjutan, Pemkab Tangerang Gwuelar Seminar TIDS
Kalapas Brebes Lantik Pejabat Manajerial Baru
Pemkab Brebes Salurkan 2.056 Paket Bansos Wardoyo Tahap I
Bupati Tangerang Hadiri Peringatan Hari Hemofilia Se-Dunia (World Hemophilia Day)
Buka Seminar Pendidikan PDNA di UNIMAR, Wabup Intan: Keluarga Harus Jadi Benteng Hadapi Potensi Resiko Laten Era Digital
Bupati Tangerang Motivasi Lulusan SMK Gema Bangsa Siap Hadapi Dunia Kerja dan Tantangan Zaman
Bupati Tangerang Lepas Jalan Santai dan Teken MoU Kerja Sama Pendidikan
Perampokan di Minimarket Solear, Polsek Cisoka Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:01 WIB

Wujudkan Tranformasi Pembangunan Terpadu dan Berkelanjutan, Pemkab Tangerang Gwuelar Seminar TIDS

Senin, 25 Mei 2026 - 16:17 WIB

Kemenhut Tegaskan Peluang Investasi Kehutanan Untuk Perdagangan Karbon

Senin, 25 Mei 2026 - 11:50 WIB

Kalapas Brebes Lantik Pejabat Manajerial Baru

Senin, 25 Mei 2026 - 08:26 WIB

Pemkab Brebes Salurkan 2.056 Paket Bansos Wardoyo Tahap I

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:07 WIB

Bupati Tangerang Hadiri Peringatan Hari Hemofilia Se-Dunia (World Hemophilia Day)

Berita Terbaru

Pelantikan pejabat majerial baru di Lapas Brebes, Senin (25/5). Foto: ist

Berita

Kalapas Brebes Lantik Pejabat Manajerial Baru

Senin, 25 Mei 2026 - 11:50 WIB

 Pemkab Brebed salurkan 2.056 Paket Bansos Wardoyo Tahap I,. Foto: ist

Berita

Pemkab Brebes Salurkan 2.056 Paket Bansos Wardoyo Tahap I

Senin, 25 Mei 2026 - 08:26 WIB