BGN Tingkatkan Kompetensi 35.000 Penjamah Pangan Lewat Bimtek Serentak di Pulau Jawa

Senin, 27 Oktober 2025 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal, Lensabumi.com – Dalam upaya memperkuat penerapan keamanan pangan, Badan Gizi Nasional (BGN)bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di Pulau Jawa menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Serentak bagi 35.000 penjamah pangan di 38 Kabupaten/Kotapada 25–26 Oktober 2025.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan penjamah pangan dalam mengolah makanan yang aman, higienis, dan bergizi, sehingga dapat menunjang peningkatan kesehatan masyarakat dan kualitas gizi nasional.

Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN, Nurjaeni, menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjamin setiap tahapan penyediaan makanan bergizi dilakukan sesuai standar keamanan pangan.

Baca Juga  Polsek Mrebet dan Pos Lantas Bobotsari Bubarkan Balap Liar

“Bimbingan teknis ini menjadi wujud nyata komitmen BGN dan Kementerian Kesehatan dalam memperkuat keterampilan penjamah pangan agar mampu menyajikan makanan siap saji yang aman, bergizi, dan berkualitas,” ujar Nurjaeni.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi antara BGN, Dinas Kesehatan, dan Pemerintah Daerah dalam menjaga mutu serta keamanan pangan di wilayah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami berharap sinergi dan kolaborasi lintas sektor ini semakin solid dalam menjamin mutu serta keamanan pangan bagi penerima manfaat program MBG,” ungkap Hida.

Baca Juga  Penanganan Cepat, Kementerian PU Tangani Gedung Paripurna Brebes

Sebagai bagian dari kegiatan, para peserta mendapatkan pelatihan mengenai higienitas, sanitasi dapur, dan standar keamanan pangan, meliputi teknik pembersihan peralatan, pemeliharaan lingkungan kerja, pengendalian vektor dan hewan pembawa penyakit, serta pencegahan cemaran pangan.

BGN juga menekankan pentingnya kebersihan pribadi bagi setiap penjamah pangan.

Mereka diwajibkan mencuci tangan dengan benar, mengenakan pakaian kerja bersih, menggunakan alat pelindung diri, serta tidak bertugas dalam kondisi sakit.

Sebagai penutup, BGN menegaskan kembali lima prinsip dasar keamanan pangan yang harus diterapkan di seluruh unit pengolahan makanan Program MBG, yaitu:

  1. Menjaga kebersihan diri, peralatan, dan lingkungan pengolahan;
  2. Memisahkan bahan pangan mentah dan matang;
  3. Memasak hingga suhu yang cukup untuk membunuh mikroorganisme berbahaya;
  4. Menyimpan bahan dan produk pangan di tempat bersih dan sesuai; serta
  5. Menggunakan air dan bahan baku yang aman dan bebas cemaran.                    
Baca Juga  Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2026

Melalui pelatihan ini, BGN berharap seluruh penjamah pangan memiliki pemahaman dan keterampilan yang lebih baik dalam menerapkan praktik pengolahan makanan yang aman, sehat, dan bergizi demi mendukung terciptanya masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan produktif.

Berita Terkait

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang.
Menkop Minta Tambahan Rp1,34 triliun Dukung 80 Ribu Kopdes Merah Putih
Korban DBD di Kampung Kaluwung Semakin Bertambah, Diduga Kepala Desa Cisereh Abaikan Surat Rekomendasi Fogging
Diduga Kepala Desa Cisereh, Abaikan Surat Rekomendasi Fogging, Korban DBD di Kampung Kaluwung Semakin Bertambah
POPDA XII Provinsi Banten 2026,IPSI Kabupaten Tangerang Kirim 17 Pesilat, Target 6 Medali Emas
Tanam 10.000 Mangrove di Mauk, Bupati Tangerang Apresiasi Kolaborasi Jurnalis Peduli Lingkungan dan Dunia Usaha
Wabup Intan Tegaskan Lingkungan Pendidikan Harus Bebas Dari Segala Tindakan Kekerasan
RSUD Tigaraksa Gelar Donor Darah Rutin, Jaga Ketersediaan Stok Darah di Kabupaten Tangerang

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:54 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang.

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:45 WIB

Menkop Minta Tambahan Rp1,34 triliun Dukung 80 Ribu Kopdes Merah Putih

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:30 WIB

Korban DBD di Kampung Kaluwung Semakin Bertambah, Diduga Kepala Desa Cisereh Abaikan Surat Rekomendasi Fogging

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:27 WIB

Diduga Kepala Desa Cisereh, Abaikan Surat Rekomendasi Fogging, Korban DBD di Kampung Kaluwung Semakin Bertambah

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:44 WIB

POPDA XII Provinsi Banten 2026,IPSI Kabupaten Tangerang Kirim 17 Pesilat, Target 6 Medali Emas

Berita Terbaru