Brebes, Lensabumi.com – Dalam suasana penuh kehangatan Ramadan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Brebes menggelar kegiatan Layanan Kunjungan Khusus Buka Puasa Bersama bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rabu (04/03). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 18.45 WIB ini menjadi momentum spesial untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara WBP dan orang-orang tercinta.
Sebanyak 38 WBP mendapatkan kesempatan berbuka puasa bersama keluarga. Tercatat 74 orang pengunjung dewasa dan 21 anak hadir dalam kegiatan tersebut. Selain itu, terdapat 11 orang yang memanfaatkan layanan penitipan barang dan makanan. Momen ini berlangsung tertib, aman, dan penuh suasana haru.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kalapas Brebes, Gowim Mahali, yang menyampaikan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan.
“Ramadan adalah bulan refleksi dan perbaikan diri. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan suasana yang lebih humanis, agar WBP tetap merasakan dukungan dan kasih sayang keluarga. Dukungan keluarga menjadi energi positif dalam proses pembinaan,” ujar Gowim Mahali dalam sambutannya.
Salah seorang Warga Binaan, Sahidin mengaku senang diberi kesempatan untuk menikmati momen berbuka puasa bersama selama menjalani masa pembinaan di Lapas Brebes. Bukan hanya bisa buka bersama dengan anak dan istri, Sahidin mengatakan kebahagiaannya semakin bertambah lantaran dibawakan makanan favoritnya. Masakan itu merupakan buatan istrinya.
“Alhamdulillah dibawakan masakan favorit saya, ayam sama telur puyuh sama Sayur Sop juga,” ujarnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan tausiyah singkat (kultum) yang memberikan motivasi dan penguatan rohani bagi para WBP. Menjelang waktu berbuka, suasana semakin hangat saat WBP dan keluarga duduk bersama menikmati hidangan yang telah disiapkan.
Gowim Mahali juga menambahkan bahwa kegiatan buka puasa bersama kali ini belum dapat diikuti oleh seluruh Warga Binaan karena keterbatasan kapasitas tempat dan demi menjaga ketertiban serta keamanan pelaksanaan kegiatan.
“Saat ini terdapat 38 WBP yang berkesempatan mengikuti buka puasa bersama keluarga. Karena keterbatasan tempat, pelaksanaannya kami lakukan secara bertahap dan bergiliran. InsyaAllah kegiatan ini akan kembali kami selenggarakan di rabu minggu depan agar seluruh WBP dapat merasakan momen kebersamaan bersama keluarga selama bulan Ramadan,” ujar Gowim Mahali.
Menambah semarak kegiatan, sejumlah Warga Binaan turut menampilkan pertunjukan musik religi yang menghibur dan menyentuh hati para pengunjung. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan di Lapas Brebes tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pengembangan bakat dan kepribadian.
Lapas Brebes juga menggelar Bazar Ramadan yang menampilkan hasil karya Warga Binaan serta produk UMKM. Beragam produk seperti kerajinan tangan, serta aneka olahan makanan dipamerkan sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian dan pemberdayaan ekonomi. Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas WBP sekaligus bentuk sinergi dengan pelaku UMKM lokal.
Melalui kegiatan ini, Lapas Brebes menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, memperkuat ikatan keluarga, serta menumbuhkan semangat perubahan positif bagi WBP selama menjalani masa pembinaan.








