PBJ Brebes Tegaskan Komitmen Etika dan Transparansi Usai Insiden Audiensi

Rabu, 17 September 2025 - 09:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Lensabumi.com (17/09/2025) – Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kabupaten Brebes, Ismawan Nur Laksono, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menjunjung tinggi etika pelayanan publik pasca dinamika yang terjadi dalam forum audiensi terkait proyek “Rehab Puskesmas Bantarkawung”.

Ismawan menyampaikan, tindakan yang dilakukan timnya semata-mata bertujuan memberikan penjelasan terbuka tentang proses tender, bukan menunjukkan arogansi.

“Kritik publik adalah bagian penting dari tata kelola yang sehat. Kami tetap membuka ruang klarifikasi melalui mekanisme resmi seperti APIP atau Inspektorat,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Selasa (17/9).

Menanggapi persepsi masyarakat atas insiden tersebut, Ismawan menyatakan kesiapannya untuk mengambil langkah korektif. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan yang dinilai tidak mencerminkan etika birokrasi akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme pembinaan dan sanksi yang berlaku.

“Kami akan melakukan evaluasi internal dan menyampaikan kepada Bupati agar memberikan sanksi sesuai aturan, termasuk teguran tertulis atau pembinaan etika, sebagaimana diatur dalam PP No. 42 Tahun 2004 tentang Kode Etik PNS dan PermenPAN-RB No. 6 Tahun 2022 tentang Manajemen Kinerja ASN,” tegasnya.

Langkah ini, kata Ismawan, diambil untuk memastikan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan PBJ selalu mengedepankan profesionalisme, komunikasi santun, serta integritas dalam pelayanan publik.

Baca Juga  Brebes Siaga Kemarau! Ancaman Kekeringan dan Karhutla

Terkait permintaan sebagian masyarakat untuk membuka dokumen verifikasi tender, Ismawan menjelaskan bahwa ada batasan hukum yang perlu dihormati. Berdasarkan Pasal 17 huruf b dan d UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dokumen yang memuat rahasia dagang atau strategi bisnis penyedia tidak dapat diumumkan secara bebas.

“Tim kami sangat bersemangat agar proses pengadaan bisa dipahami bersama. Kami mohon maaf jika cara penyampaian kami dianggap kurang tepat,” tambahnya.

Ke depan, PBJ Brebes akan merancang forum dialog yang lebih edukatif dan inklusif agar semangat transparansi tidak terganggu oleh miskomunikasi. Ismawan berharap insiden ini menjadi momentum perbaikan komunikasi birokrasi sekaligus penguatan literasi publik terkait pengadaan barang dan jasa.

“Brebes terus berbenah. Etika, transparansi, dan pelayanan publik yang bermartabat adalah komitmen bersama,” pungkasnya.

Baca Juga  22 Pemudik Ikuti Program Valet and Ride Polda Jateng dari Brebes

Berita Terkait

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan
Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB

Berita

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB