Pemkab Agam Butuh 15 Alat Berat Cari Korban Banjir Bandang

Sabtu, 29 November 2025 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat membutuhkan 15 alat berat berbagai jenis untuk kebutuhan pencarian korban terdampak banjir bandang dan menangani material tanah longsor yang menimbun badan jalan di beberapa titik.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan alat berat dibutuhkan untuk mencari korban di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan dan menangani jalan tertimbun tanah longsor.

“15 unit alat berat bakal kita sebar di Kecamatan Palembayan, Malalak, Tanjung Raya, Ampek Koto dan lainnya,” katanya.

Ia mengatakan saat ini ada 10 alat berat, antara lain dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam dua unit, delapan unit alat berat provinsi, alat berat Balai Jalan Nasional, alat berat kabupaten maupun kota tetangga, PT PPR, PT AMP Plantation dan alat berat milik swasta.

Baca Juga  Wagub Banten Tekankan Mitigasi Dini dan Penertiban Tambang Ilegal Demi Cegah Bencana

Dengan 10 unit itu, maka penanganan bencana tidak optimal, terutama untuk mencari korban terdampak banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

Saat ini hanya lima alat berat di Kecamatan Palembayan untuk mencari korban dan menangani material tanah longsor yang menimbun badan jalan.

“Untuk di Kecamatan Palembayan membutuhkan banyak alat berat di lokasi itu,” katanya.

Baca Juga  Polri terapkan one way guna urai kepadatan puncak arus balik Lebaran

Pihaknya mendapatkan petunjuk BNPB bahwa kalau tidak ada alat berat bisa dengan menyewa menggunakan dana siap pakai.

Hal itu, katanya, bakal dilakukan sehingga pencarian korban dan penanganan material tanah longsor bisa dioptimal.

“Alat berat salah satu kendala yang kita hadapi dalam penanganan bencana alam,” katanya.

Selain alat berat, katanya, kendala yang lain berupa tenda pengungsian, bahan makanan, dan peralatan lainnya.

Bencana tanah longsor dan banjir bandang mengakibatkan 87 orang meninggal dunia dan belum ditemukan 88 orang.

Sebanyak 87 korban meninggal dunia tersebut di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Ariki, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, Kuok Tigo Koto, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur dan lainnya.

Saat ini, pencarian korban masih berlanjut dengan melibatkan BPBD Agam, Basarnas Padang, TNI, Lantamal II Padang, Polri, Damkar Agam, Pol PP Agam, Dinas Sosial Agam, Palang Merah Indonesia (PMI) Agam, Kelompok Siaga Bencana (KSB), pemerintah kecamatan, pemerintah nagari dan lainnya.

Berita Terkait

Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis
Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan
DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim
Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau
MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla
Operasi Sarang Narkoba Polisi Periksa Pengunjung Tempat Hiburan Malam
Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan
BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIB

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:48 WIB

MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB

Berita

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB