Pemprov Sumbar Kebut Bangun Akses Semipermanen di Wilayah Bencana

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) tengah mengebut pembangunan akses semipermanen di wilayah terdampak bencana agar dapat dilewati kendaraan kecil hingga sedang dalam waktu dua pekan ke depan.

“Kami menargetkan akses yang dapat dilewati kendaraan kecil hingga sedang dalam dua pekan. Masalah utama saat ini adalah penumpukan di satu jalur akibat putusnya jalan nasional sehingga distribusi logistik terhambat,” kata Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy di Padang, Minggu (7/12/2025).

Vasko mengatakan pihaknya memastikan penanganan pascabencana akan terus berjalan optimal dengan dukungan penuh pemerintah pusat, termasuk pencarian korban hilang serta pembukaan akses isolasi yang tetap menjadi fokus utama saat ini.

Baca Juga  Tekuk Bologna 3-1, Inter Milan kembali ke puncak klasemen

Di sisi lain, ia juga menegaskan instruksi keras terkait birokrasi penanganan bencana dimana segala proses administrasi yang berpotensi menghambat distribusi bantuan telah dipangkas.

 

“Pokoknya semua yang biasanya lambat, sekarang dipercepat. Semua pihak bergerak bersama termasuk kejaksaan juga turut memonitor administrasi agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari,” tegasnya.

Selain itu, ujar dia, sinergi lintas sektoral dan bantuan TNI untuk wilayah yang tidak dapat dijangkau lewat darat, pemenuhan kebutuhan dilakukan melalui jalur udara dan laut.

Baca Juga  BAZNAS Kota Tangerang Berangkatkan Tim Tanggap Bencana untuk Bantu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

“TNI Angkatan Darat, Laut dan Udara telah mengerahkan kapal, pesawat serta helikopter kargo untuk menembus daerah terisolasi,” kata dia.

Lebih lanjut, untuk utilitas publik, Vasko menyebutkan pasokan listrik di Provinsi Sumbar telah pulih 99,9 persen. Namun layanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) masih menghadapi kendala serius akibat kerusakan intake dan kekeruhan air.

Kemudian terkait ketersediaan pangan, ia memastikan stok beras dan bahan pangan mencukupi. Apalagi didukung bantuan yang terus mengalir dari berbagai provinsi serta perhatian langsung dari Presiden RI.

Baca Juga  Sumbar terima 310.800 liter BBM khusus penanganan bencana

“Sumbar satu-satunya provinsi yang memiliki Dashboard Bencana untuk pemantauan data real time. Kami tekankan pengumpulan data harus valid. Kalau datanya asal, justru akan salah langkah,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi cuaca ekstrem lanjutan, pemerintah berkoordinasi intensif dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), untuk memantau situasi termasuk opsi penerapan modifikasi cuaca jika diperlukan.

Berita Terkait

Bayar Zakat Fitrah Pakai Uang Hasil Hutang? Ini Kata Baznas
Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng
Bupati Tangerang Terima Kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri Lemhannas RI
DPO Red Notice Kasus Suap PTSL Rp960 Juta Ditangkap di Bandara Kualanamu
Pemkab Tangerang Gulirkan Beasiswa Tangerang Gemilang Pelajar Berprestasi
Bupati Tangerang Terima Kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri Lemhannas RI
Lapas Brebes Gelar Pisah Sambut Kasubsi Perawatan dan Buka Puasa Bersama
Polresta Tangerang Periksa Senpi Seluruh Anggota, Pastikan Digunakan Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:11 WIB

Bayar Zakat Fitrah Pakai Uang Hasil Hutang? Ini Kata Baznas

Senin, 9 Maret 2026 - 20:01 WIB

Rusia rancang resolusi DK PBB demi dorong gencatan senjata di Timteng

Senin, 9 Maret 2026 - 17:54 WIB

Bupati Tangerang Terima Kunjungan Studi Strategis Dalam Negeri Lemhannas RI

Senin, 9 Maret 2026 - 15:52 WIB

DPO Red Notice Kasus Suap PTSL Rp960 Juta Ditangkap di Bandara Kualanamu

Senin, 9 Maret 2026 - 15:44 WIB

Pemkab Tangerang Gulirkan Beasiswa Tangerang Gemilang Pelajar Berprestasi

Berita Terbaru