LENSABUMI.COM
TIGARAKSA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Banten secara resmi melantik jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Tangerang dalam gelaran Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak yang dipusatkan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang pada Minggu, 10 Mei 2026.
Langkah strategis ini diambil guna memperkuat struktur akar rumput partai menyongsong agenda politik menuju tahun 2029.
Hadir dalam acara tersebut Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Prof. (H.C.) Dr. dr. Ribka Tjiptaning Proletariyati, bersama jajaran petinggi DPD Banten termasuk Ketua DPD H. Ade Sumardi dan Sekretaris DPD Wanto Sugito.
Kader Banteng Harus Berani dan Turun ke Rakyat
Dalam arahannya, Ribka Tjiptaning memberikan pesan membakar semangat kepada ratusan kader yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa menjadi kader PDI Perjuangan berarti harus memiliki keberanian untuk menyuarakan kepentingan rakyat kecil atau kaum marhaen.
”Kader banteng itu tidak boleh penakut. Kalian harus berani! Berani membela rakyat, berani turun langsung ke bawah, dan jangan pernah lelah melayani masyarakat,” tegas tokoh senior yang akrab disapa Mbak Ning tersebut.
Ribka juga mengingatkan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal kerja keras di lapangan. Ia menginstruksikan seluruh pengurus PAC untuk segera melakukan konsolidasi hingga tingkat ranting dan anak ranting guna menjaga soliditas serta disiplin organisasi.
Memanaskan Mesin Partai Menuju 2029
Senada dengan Ribka, Ketua DPD PDI Perjuangan Banten, H. Ade, menyatakan bahwa Kabupaten Tangerang merupakan lumbung suara penting bagi partai di Banten. Menurutnya, reorganisasi di tingkat kecamatan ini adalah bagian dari upaya menjadikan PDI Perjuangan sebagai “partai pelopor” yang ideologis dan selalu hadir di tengah kesulitan rakyat.
”Kita perkuat akar rumput mulai hari ini. Jika api perjuangan tetap menyala di dada setiap kader, tidak ada kekuatan yang bisa menghentikan kemenangan PDI Perjuangan di Banten pada 2029 mendatang,” ujar H. Ade dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang, Irvansyah Asmat, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari mandat organisasi untuk melakukan penyegaran dan penguatan struktural secara menyeluruh.
Konsolidasi di tingkat kecamatan dianggap krusial karena PAC merupakan mesin penggerak utama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
”Pelantikan 29 PAC ini adalah simbol kesiapan kita untuk terus hadir di tengah rakyat. Kita tidak hanya bicara soal pemilu, tapi soal bagaimana struktur partai di tingkat kecamatan menjadi wadah aspirasi dan solusi bagi persoalan warga di Kabupaten Tangerang,” ujar Irvansyah dalam sambutannya di hadapan ratusan kader yang hadir.
Selain prosesi pengambilan sumpah jabatan, acara ini juga diisi dengan pembekalan politik bagi para pengurus baru. Fokus utama yang ditekankan adalah disiplin organisasi dan loyalitas terhadap garis perjuangan partai. Para pengurus PAC yang baru dilantik kini memikul tanggung jawab untuk segera melakukan konsolidasi hingga ke tingkat ranting (kelurahan/desa) dan anak ranting (RW/RT).
Dengan resminya kepengurusan di 29 kecamatan ini, PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang optimistis dapat meningkatkan elektabilitas partai melalui kerja-kerja nyata di lapangan.
”Struktur sudah lengkap, mesin partai sudah panas. Sekarang saatnya kita turun ke bawah, merawat persatuan, dan memenangkan hati rakyat,” pungkasnya Irvansyah Asmat.
Acara pelantikan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para anggota legislatif dari berbagai tingkatan, menandakan kesiapan penuh mesin partai “moncong putih” untuk mengawal program-program kerakyatan di wilayah Kabupaten Tangerang. (Bagas)






