Brebes, Lensabumi.com – Dalam upaya memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Brebes menghadirkan inovasi berbasis digital bertajuk SIGAP KERJA LABRE (Disiplin Terpantau, Kinerja Terukur) sebagai bentuk transformasi tata kelola kepegawaian yang modern, transparan, dan akuntabel, Minggu (10/5).
Inovasi SIGAP KERJA LABRE merupakan sistem pengukuran dan evaluasi kinerja pegawai berbasis teknologi informasi yang dirancang untuk mendukung manajemen SDM secara terintegrasi di lingkungan Lapas Brebes.
Kehadiran inovasi ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya sistem pengukuran kinerja pegawai, belum tersedianya data kinerja yang terukur, serta belum terintegrasinya layanan administrasi kepegawaian dalam satu platform digital.
Melalui SIGAP KERJA LABRE, pegawai kini dapat memantau tingkat kedisiplinan dan capaian kinerja secara mandiri, sekaligus memperoleh akses layanan kepegawaian secara lebih mudah dan cepat.
Di sisi lain, pimpinan juga memiliki data pendukung yang akurat dan terdokumentasi sebagai dasar evaluasi serta penilaian kinerja pegawai.
Platform digital ini dikembangkan melalui sistem Linktree yang dapat diakses menggunakan handphone, komputer. Di dalamnya tersedia berbagai layanan terintegrasi, antara lain tes pengukuran kompetensi dan evaluasi kinerja pegawai, monitoring presensi, monitoring cuti dan dinas luar, jurnal harian pegawai, hingga buku surat digital dan layanan kepegawaian lainnya serta Pustaka Digital.
Kepala Lapas Brebes, Mudo Mulyanto, menyampaikan bahwa inovasi SIGAP KERJA LABRE menjadi bagian penting dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas manajemen sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.
“Melalui inovasi SIGAP KERJA LABRE, kami ingin membangun budaya kerja yang disiplin, terukur, transparan, dan berbasis data. Inovasi ini tidak hanya memudahkan pegawai dalam mengakses layanan kepegawaian, tetapi juga menjadi sarana penguatan pengawasan serta evaluasi kinerja secara objektif,” terang Kalapas
“Kami percaya, transformasi digital dalam tata kelola SDM merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lapas Brebes,” imbuh Mudo Mulyanto.
Penerapan inovasi SIGAP KERJA LABRE memberikan berbagai manfaat nyata, di antaranya meningkatnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan kepegawaian, tersedianya data kinerja pegawai secara objektif dan terukur, percepatan layanan administrasi, serta optimalisasi monitoring produktivitas pegawai secara berkelanjutan.
Selain itu, inovasi ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada kinerja, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas menuju WBBM di lingkungan Lapas Brebes.
Dengan hadirnya SIGAP KERJA LABRE, Lapas Brebes terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan internal yang inovatif, adaptif, dan berbasis digital demi mewujudkan birokrasi yang bersih, efektif, serta Pelayanan PRIMA.






