Brebes, Lensabumi.com – Pembangunan Sekolah Rakyat senilai Rp200 miliar di Kabupaten Brebes terus dipercepat. Pemerintah menargetkan satu lokal Sekolah Dasar (SD) lengkap dengan asrama dan dapur dapat rampung pada Juni 2026 untuk mendukung penerimaan siswa baru.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Imam Baihaqi, mengatakan fokus pembangunan saat ini diarahkan pada penyelesaian jenjang SD terlebih dahulu. Adapun pembangunan untuk jenjang SMP dan SMA akan dilanjutkan secara bertahap setelah tahap awal selesai.
“Dari Kementerian PU menyampaikan fokus saat ini adalah menyelesaikan satu lokal SD terlebih dahulu. Harapannya pada tahun ajaran baru bulan Juni sudah bisa digunakan, meskipun baru untuk jenjang SD,” kata Imam saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).
Menurut Imam, pembangunan proyek tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Setelah rampung, pengelolaan akan diserahkan kepada Kementerian Sosial.
“Untuk anggarannya sekitar Rp200 miliaran. Progresnya ditangani langsung oleh Kementerian PU. Setelah selesai nanti diserahkan ke Kemensos,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proyek yang berlokasi di Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, di atas lahan seluas 8 hektare itu sempat mengalami keterlambatan. Salah satu kendala utama adalah akses jembatan menuju lokasi yang hanya memiliki lebar sekitar 3 meter sehingga tidak dapat dilalui kendaraan besar pengangkut material.
“Dari keterangan tim Kementerian PU, ada hambatan distribusi material karena akses jembatan yang sempit,” katanya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, sejak 1 April 2026 metode pembangunan diubah. Material bangunan kini dipabrikasi di sisi sebelum jembatan, lalu diangkut menggunakan kendaraan kecil menuju lokasi proyek.
Imam berharap strategi baru ini dapat mempercepat progres pembangunan yang sebelumnya terhambat. Meski demikian, penyelesaian seluruh jenjang pendidikan secara bersamaan diperkirakan belum dapat tercapai dalam waktu dekat.
Ia menambahkan, setelah pembangunan selesai dan diserahkan ke Kementerian Sosial, pemerintah daerah akan mengusulkan calon siswa yang memenuhi syarat.
“Tugas kami nantinya mengusulkan siswa yang memenuhi syarat. Penentuan jumlah siswa yang diterima menjadi kewenangan Kementerian Sosial,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Brebes berharap kehadiran Sekolah Rakyat ini dapat memperluas akses pendidikan, terutama bagi masyarakat di wilayah yang selama ini masih terbatas sarana dan prasarana pendidikannya.






