Puluhan Siswa SMKN 1 Sine Ngawi Diduga Keracunan Menu MBG

Rabu, 1 Oktober 2025 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Puluhan siswa Sekolah Menegah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur diduga keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah setempat.

Kepala SMKN 1 Sine Agus Setyo Budi di Ngawi, Rabu, mengatakan jumlah siswa yang mengalami gejala keracunan ada sekitar 35 orang. Mereka mengeluhkan pusing, mual, muntah, lemas, dan sesak setelah makan paket MBG yang dibagikan pada Selasa (30/9/2025).

“Total sementara ada 35 siswa yang mengalami gejala keracunan. Saat ini mereka dirawat di Puskesmas Sine,” ujar Agus kepada wartawan.

Menurut dia jumlah siswa yang mengalami gejala keracunan dimungkinkan bisa lebih, karena ada juga yang dirawat di Puskesmas Ngrambe maupun Rumah Sakit Aisyah. Pihaknya kini bersama Dinkes Ngawi terus melakukan pendataan dan penanganan medis.

Baca Juga  Tanggapi Menu MBG Ikan Hiu, BGN Akan Hentikan Jika Sebabkan Keracunan

“Jumlah pastinya mungkin bisa lebih dari 35 orang, karena ada juga yang dirawat di Puskesmas Ngrambe maupun Rumah Sakit Aisyah. Ada juga yang sudah rawat jalan,” katanya.

Ia menjelaskan, dugaan keracunan makanan tersebut bermula dari distribusi paket MBG di sekolah setempat pada Selasa (30/9) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Jumlah paket MBG yang dikirim mencapai 1.000 porsi dari total 1.300 siswa. Namun, tidak semua siswa yang mengonsumsi merasakan gejala.

“Sebagian siswa merasakan gejala pada Selasa malam. Kemudian pada Rabu pagi, setelah Upacara Hari Kesaktian Pancasila jumlah siswa yang mengeluh sakit semakin banyak dan akhirnya dibawa ke puskesmas,” kata Agus.

Baca Juga  Anggota DPR Dukung Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

Pihak sekolah bersama pemerintah daerah setempat terus melakukan pemantauan serta penanganan darurat. Sementara itu, sejumlah orang tua juga berdatangan ke sekolah dan puskesmas untuk memastikan kondisi anak mereka.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko saat menjenguk siswa di Puskesmas Sine memastikan Pemkab Ngawi fokus penanganan terhadap pasien. Setelah itu, pemkab bersama pihak terkait akan menyelidiki penyebab dari dugaan keracunan tersebut.

“Yang pertama, kita belum bisa menyimpulkan, apakah keracunan ini terkait paket makanan atau hal lain. Yang terpenting sekarang memastikan penanganan terhadap seluruh pasien, terutama anak-anak yang mengeluhkan sakit perut dan pusing,” katanya.

Baca Juga  Rafael Leao Antar AC Milan Ke Puncak Klasemen

Wabup menegaskan, pemerintah daerah bersama instansi terkait, termasuk kepolisian masih mendalami penyebab kejadian tersebut. Ia menilai, keluhan siswa beragam dan tidak bisa disimpulkan secara cepat.

“Kalau penyebabnya belum bisa kita simpulkan. Rentang waktunya panjang dan keluhannya juga variatif. Maka yang kita lakukan sekarang adalah memastikan keselamatan anak-anak agar bisa sehat kembali,” katanya.

Ia menambahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi berbagai kemungkinan. Evaluasi lebih lanjut terkait aspek medis maupun teknis MBG juga akan dilakukan secara menyeluruh.

Berita Terkait

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang.
Menkop Minta Tambahan Rp1,34 triliun Dukung 80 Ribu Kopdes Merah Putih
Korban DBD di Kampung Kaluwung Semakin Bertambah, Diduga Kepala Desa Cisereh Abaikan Surat Rekomendasi Fogging
Diduga Kepala Desa Cisereh, Abaikan Surat Rekomendasi Fogging, Korban DBD di Kampung Kaluwung Semakin Bertambah
POPDA XII Provinsi Banten 2026,IPSI Kabupaten Tangerang Kirim 17 Pesilat, Target 6 Medali Emas
Tanam 10.000 Mangrove di Mauk, Bupati Tangerang Apresiasi Kolaborasi Jurnalis Peduli Lingkungan dan Dunia Usaha
Wabup Intan Tegaskan Lingkungan Pendidikan Harus Bebas Dari Segala Tindakan Kekerasan
RSUD Tigaraksa Gelar Donor Darah Rutin, Jaga Ketersediaan Stok Darah di Kabupaten Tangerang

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:54 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang.

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:45 WIB

Menkop Minta Tambahan Rp1,34 triliun Dukung 80 Ribu Kopdes Merah Putih

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:30 WIB

Korban DBD di Kampung Kaluwung Semakin Bertambah, Diduga Kepala Desa Cisereh Abaikan Surat Rekomendasi Fogging

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:27 WIB

Diduga Kepala Desa Cisereh, Abaikan Surat Rekomendasi Fogging, Korban DBD di Kampung Kaluwung Semakin Bertambah

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:44 WIB

POPDA XII Provinsi Banten 2026,IPSI Kabupaten Tangerang Kirim 17 Pesilat, Target 6 Medali Emas

Berita Terbaru