LSBSN: Jangan Persulit Lansia dan Anak Yatim, Evaluasi Teknis BST Tangerang

Sabtu, 20 September 2025 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, lensabumi.com – Kebahagiaan para lansia dan anak yatim penerima Bantuan Sosial Terpadu (BST) APBD Kabupaten Tangerang seketika berubah menjadi kekecewaan. Harapan mereka untuk menerima bantuan pupus karena teknis penyaluran yang dinilai berbelit.

Lembaga Satu Bumi Satu Negeri (LSBSN) mengirimkan surat resmi kepada Bupati Tangerang Maesyal Rasyid pada Jumat (19/9) untuk mendesak evaluasi. Ketua LSBSN, Susetyo Yuli Ristianto, menyebut aturan yang mewajibkan pembukaan rekening Bank BJB dengan setoran awal Rp50.000 dan dokumen tambahan seperti akta kelahiran atau surat perwalian pengadilan, tidak realistis bagi warga miskin.

“Banyak lansia tak punya akta kelahiran. Anak yatim yang tinggal bersama kerabat pun tak mungkin mudah mengurus surat perwalian ke pengadilan. Mereka datang ke bank dengan penuh harap, tetapi pulang dengan kecewa,” ujar Susetyo.

Ia menambahkan, LSBSN menemukan kasus warga Kecamatan Jambe dan Solear yang harus patungan biaya sewa mobil pick-up untuk pergi ke bank. Setibanya di sana, mereka mengantri lama dan sering diminta kembali karena syarat tak terpenuhi.

Baca Juga  Polresta Tangerang Ungkap Motif Sakit Hati Ditagih Utang Jadi Latar Pembunuhan di Jambe

Menurut LSBSN, pemerintah daerah semestinya mencari solusi yang lebih ramah bagi kelompok rentan. Opsi seperti surat keterangan desa atau distribusi tunai di lokasi-lokasi strategis bisa dipertimbangkan.

“Jangan biarkan bantuan sosial berubah menjadi beban. Kami berharap Bupati segera meninjau ulang kebijakan ini agar tidak lagi melukai harapan warga,” tegas Susetyo.

Baca Juga  Begini Cara Cek Bansos 2025 dengan NIK KTP

Berita Terkait

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan
Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB

Berita

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB