Nelayan Desa Ujung Pandaran Temukan Jenazah Mengapung

Jumat, 10 Oktober 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Nelayan Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menemukan jenazah seorang pria mengapung di perairan laut saat sedang mencari ikan.

“Saat ini jenazah dibawa ke puskesmas untuk dilakukan visum awal,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Multazam di Sampit, Jumat (10/10/2025).

Dia mengatakan bersama tim dan aparat penegak hukum serta instansi terkait sedang menuju lokasi untuk menindaklanjuti penemuan jenazah tersebut.

Baca Juga  Lapas Brebes Gelar Pisah Sambut Kasubsi Perawatan dan Buka Puasa Bersama

Puskesmas Ujung Pandaran berjarak sekitar 88 kilometer dari Kota Sampit. Pihaknya belum bisa memberi informasi lebih jauh karena masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Multazam menyampaikan, pihaknya juga belum mendapat informasi titik koordinat di temukan jenazah tersebut.

Diakuinya, ada laporan dua kejadian di perairan sekitar muara yang dikabarkan menyebabkan orang hilang. Namun pihaknya belum bisa memastikan karena belum mengetahui identitas jenazah yang ditemukan tersebut.

Baca Juga  Pakar Bagikan Langkah Menyimpan Nasi Yang Aman Untuk Kesehatan

“Ada dua kejadian. Yang tugboat tiga orang, kejadian satunya ada satu orang. Makanya kita tunggu nanti hasil identifikasinya,” ujar Multazam.

Multazam mengatakan, kehadiran tim ke Ujung Pandaran sekaligus untuk menetapkan posko di Desa Ujung Pandaran. Tim akan menyisir di kawasan bibir pantai dan beberapa mil laut dari bibir pantai.

Multazam berharap pencarian membuahkan hasil dan semua korban ditemukan. Tim lintas sektoral akan berkolaborasi agar upaya pencarian ini berhasil dengan baik.

Baca Juga  BRI Kanca Tangerang Merdeka Lakukan Kunjungan Rutin ke Agen BRILink “Toko Ubed”

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap upaya yang dilakukan tim, termasuk di antaranya pada penemuan jenazah ini yang segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

 

Berita Terkait

Albrian SH, Ketum Milenial Selatan Angkat Bicara Munculnya Salah Satu Kutipan Yang Di Duga Ditujukan Ke Zulhas
GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN
Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak
Proyek Sekolah Rakyat Brebes Rp200 Miliar Tersendat Akses, SD Ditarget Rampung Juni 2026
Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar
Gelar Bimtek, MUI Kabupaten Tangerang Harap Khitobah Inovatif serta Moderat dalam Berdakwah 
ALMAST Desak Pemkab Tangerang Segera Terbitkan Regulasi Penataan Kabel Optik yang Semrawut
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:59 WIB

Albrian SH, Ketum Milenial Selatan Angkat Bicara Munculnya Salah Satu Kutipan Yang Di Duga Ditujukan Ke Zulhas

Selasa, 21 April 2026 - 19:40 WIB

GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN

Selasa, 21 April 2026 - 17:25 WIB

Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak

Selasa, 21 April 2026 - 17:20 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Brebes Rp200 Miliar Tersendat Akses, SD Ditarget Rampung Juni 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:27 WIB

Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar

Berita Terbaru

Kepala Puskesmas Tanjung, Hero Irawan (tengah), berfoto bersama peserta usai kegiatan penyuluhan Tuberkulosis (TBC) anak dalam rangka peringatan Hari Kartini di Aula Puskesmas Tanjung, Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas Puskes Tanjung

Daerah

Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:25 WIB

Petugas Lapas Brebes menandatangani ikrar deklarasi zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar) di Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas

Daerah

Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 Apr 2026 - 16:27 WIB