Pesona Tarian Mojang Priangan Warnai Orasi Kebangsaan Peringati Hari Pahlawan di Brebes

Selasa, 11 November 2025 - 04:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Lensabumi.com – Suasana peringatan Hari Pahlawan di eks Rumah Mbesaran Pabrik Gula (PG) Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (10/11), menjadi semakin meriah dengan kehadiran dua penari dari Sanggar Ongs Family, Desa Karangmalang, Kecamatan Ketanggungan. Mereka membawakan tarian Mojang Priangan yang memukau ratusan warga yang hadir.

Bougenville najwa putri azzahra dan Asya Putri Kirani tampil anggun membawakan tarian tersebut, diiringi musik tradisional Jawa Barat.

Baca Juga  Pamor Wicaksono Tegaskan Fery dan Heri Pasaribu di Struktur KSB Dewan Kesenian Brebes

Momen yang paling mencuri perhatian adalah saat Bougenville najwa putri azzahra mengalungkan selendang kepada Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Brebes, Pamor Wicaksono, sebagai simbol penghormatan.

Sholikhah Ongs, pimpinan Sanggar Ongs Family, menjelaskan bahwa Tari Mojang Priangan memiliki filosofi mendalam. “Tarian ini menggambarkan keanggunan dan kehalusan seorang gadis Priangan. Gerakannya lembut, anggun, dan ekspresif, mencerminkan keindahan budaya Sunda. Biasanya tarian ini dibawakan dalam acara adat, festival, atau pertunjukan seni,” ungkap Sholikhah.

Baca Juga  Bougenvile, Penari yang Mengalungkan Selendang Kehormatan kepada Pamor Wicaksono

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Brebes, Pamor Wicaksono, menyampaikan pidato kebangsaan yang menekankan pentingnya seni sebagai media pengingat sejarah bangsa. “Kegiatan ini kami gelar untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan jiwa patriotisme. Seperti pesan Bung Karno, ‘Jas Merah’ – jangan sekali-kali meninggalkan sejarah,” tegas Pamor di hadapan ratusan warga yang hadir.

Pamor menambahkan bahwa seni memiliki kekuatan untuk menyampaikan nilai perjuangan dengan cara yang menyentuh hati masyarakat, terutama generasi muda. “Puisi dan tari bisa menjadi jembatan emosional agar kita tidak lupa pada jasa para pahlawan,” ujarnya.

Baca Juga  Reses di Desa Cikasungka, H. Wawan Sumarwan Serap Aspirasi Warga: Pembangunan SMK dan Fasilitas Bank Sampah Jadi Prioritas

Melalui kegiatan ini, Pamor berharap seni tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga sarana refleksi untuk meneguhkan nilai-nilai perjuangan bangsa. “Peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang masa lalu, tapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan di masa kini,” pungkas Pamor Wicaksono.

Berita Terkait

China dikabarkan mulai dukung Iran dalam konflik dengan AS-Israel
Mendagri-Mensos salurkan bansos Rp878 miliar ke daerah bencana
Peduli Sesama, KWRI Kabupaten Tangerang Bagi-bagi Takjil di Solear ‎
Terungkap Kronologis dan Dugaan Motif Pembunuhan Suami di Tigaraksa
Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel
Bidkum Polda Banten Sosialisasikan Pemberlakuan KUHP Nasional
Pemkab Tangerang Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Amjad
Pemkab Tangerang Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Amjad

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:01 WIB

China dikabarkan mulai dukung Iran dalam konflik dengan AS-Israel

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:58 WIB

Mendagri-Mensos salurkan bansos Rp878 miliar ke daerah bencana

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:31 WIB

Peduli Sesama, KWRI Kabupaten Tangerang Bagi-bagi Takjil di Solear ‎

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:24 WIB

Terungkap Kronologis dan Dugaan Motif Pembunuhan Suami di Tigaraksa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:14 WIB

Minggu Ketiga, SMSI Tangsel Bagikan Seratus Paket Takjil Untuk Ojol dan Pengguna Jalan Depan Balaikota Tangsel

Berita Terbaru