926 Sekolah Di Kalsel Rusak Akibat Banjir Masuk Prioritas Revitalisasi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdikbud Kalsel) menyebut sebanyak 926 unit gedung sekolah yang rusak akibat terdampak banjir di provinsi itu, menjadi program prioritas revitalisasi pada tahun anggaran 2026.

Kepala Disdikbud Kalsel Galuh Tantri Narindra di Banjarbaru, Sabtu, menjelaskan hal itu dikoordinasikan secara intensif dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

“Fokus utama adalah alokasi anggaran untuk program revitalisasi sekolah yang akan diprioritaskan pada 2026. Kemendikdasmen ada alokasi anggaran revitalisasi prioritas 2026, untuk sekolah yang terdampak banjir di Kalsel,” ujar dia.

Baca Juga  Senyum Ceria Pegawai BPN Kota Cilegon, BRIGUNA Jadi Solusi Pembiayaan Andalan di BRI KC Cilegon

Tantri mengatakan dari data terbaru sebanyak 926 sekolah mengalami kerusakan akibat banjir, dari berbagai jenjang pendidikan, baik negeri maupun swasta, terdiri atas PAUD sebanyak 372 unit, SD (421), SMP (83), serta SMA dan SMK sederajat sebanyak 50 unit.

“Kami terus melakukan pembaruan data terkait sekolah-sekolah yang terdampak bencana banjir. Kami ingin memastikan percepatan penanganan dan penyaluran bantuan bagi fasilitas pendidikan,” tuturnya.

Baca Juga  Polsek Tigaraksa Dalami Informasi Terkait Proyek Pembangunan di Villa Pasir Nangka

Selain infrastruktur sekolah, ia menyampaikan dampak banjir juga dirasakan langsung oleh para peserta didik, khususnya jenjang SMA dan SMK yang tercatat sekitar 700 siswa terdampak secara ekonomi dan fasilitas belajar.

Dari laporan sementara, Tantri mengungkapkan banyak di antara siswa yang kehilangan perlengkapan sekolah, seperti tas, seragam, hingga buku-buku pelajaran.

Oleh karena itu, kata dia, tidak hanya fokus perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memberikan bantuan kepada para siswa yang terdampak, berupa perlengkapan sekolah diharapkan dapat membangkitkan semangat para siswa untuk kembali belajar.

Baca Juga  BAZNAS Kabupaten Tangerang Kembali Gelontorkan Rp117 Juta Dana Umat dalam Tarling di Masjid Al Mubarok Curug

“Kami akan salurkan langsung bantuan kepada siswa yang terdampak, kami dengar ada yang kehilangan tas sekolah, seragam, hingga buku-buku. Semoga mereka bisa lebih bersemangat kembali ke sekolah dan mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa,” ujar Tantri.

Berita Terkait

Kalapas Brebes Tinjau Langsung Pengembangan SAE Dukung Kemandirian Pangan
Muhamad Amud Sambut Humanis Aksi Unras di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang
Optimalkan PAD, Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Desak Dinas Terkait Cek Izin Seluruh THM
Manajemen 126 Nyatakan Siap Lengkapi Seluruh Perizinan di Kabupaten Tangerang
Terkait Polemik 126, DPRD Komisi 1  Tegaskan Iklim Investasi Harus Dijaga dan Pengusaha Harus Patuhi Aturan
Kasus tabrak lari di Kalimalang, pengemudi Pajero resmi jadi tersangka
Lapas Brebes Perkuat Koordinasi APH, Luncurkan Sistem SILA TIGA untuk Transparansi Penahanan
Kuasa Hukum F.A.F Bantah Kliennya Telah melakukan Pelecehan Seksual Kader HMI Tangerang, Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:04 WIB

Kalapas Brebes Tinjau Langsung Pengembangan SAE Dukung Kemandirian Pangan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:54 WIB

Muhamad Amud Sambut Humanis Aksi Unras di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:35 WIB

Optimalkan PAD, Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Desak Dinas Terkait Cek Izin Seluruh THM

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:57 WIB

Manajemen 126 Nyatakan Siap Lengkapi Seluruh Perizinan di Kabupaten Tangerang

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:47 WIB

Terkait Polemik 126, DPRD Komisi 1  Tegaskan Iklim Investasi Harus Dijaga dan Pengusaha Harus Patuhi Aturan

Berita Terbaru