Gerakan Sadesa Juleha Diluncurkan di Brebes, Perkuat Ekosistem Halal hingga Desa

Senin, 18 Mei 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Paramitha meresmikan Sadesa Juleha bertempat di KPT, Senin (18/5). Foto: ist

Bupati Paramitha meresmikan Sadesa Juleha bertempat di KPT, Senin (18/5). Foto: ist

Brebes, Lensabumi.com – Kabupaten Brebes resmi meluncurkan Gerakan Sadesa Juleha (Satu Desa Satu Juleha) bersamaan dengan pembukaan Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha) Wilayah Kerja Bank Indonesia Tegal, di Aula Lantai 6 KPT Kabupaten Brebes, Senin (18/5/2026).

Program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas keberadaan juru sembelih halal bersertifikat hingga tingkat desa sekaligus memperkuat ekosistem halal di wilayah Pantura bagian barat Jawa Tengah.

Sebanyak 44 peserta mengikuti pelatihan yang berasal dari Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Indramayu dan Kota Cirebon. Pelatihan berlangsung selama tiga hari dengan agenda dua hari pemberian materi dan satu hari praktik penyembelihan hewan secara langsung di RPH Jatibarang dan RPH Ketanggungan.

Baca Juga  Timnas Malaysia disanksi kalah 0-3, gagal lolos ke Piala Asia 2027

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengatakan, peluncuran Gerakan Sadesa Juleha menjadi tonggak penting dalam penguatan kompetensi sumber daya manusia di bidang halal.

Menurutnya, Brebes mengambil langkah awal sebagai pelopor gerakan satu desa satu juleha yang mengikuti sertifikasi kompetensi. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen agar setiap desa memiliki juru sembelih halal yang kompeten dan tersertifikasi.

Mitha juga mengapresiasi DPD Juleha Kabupaten Brebes yang aktif melakukan edukasi dan syiar ke masyarakat melalui masjid, sekolah, pondok pesantren hingga perguruan tinggi. Upaya itu dinilai mendukung target nasional pemberlakuan penuh sertifikasi halal pada Oktober 2026.

Baca Juga  Kurs Hancur: Ekonomi Katanya Tumbuh, Tapi Rupiah Malah Lumpuh

Ia menyebutkan, Juleha Brebes telah melahirkan lebih dari seribu tenaga juru sembelih halal melalui berbagai pelatihan. Puluhan di antaranya bahkan telah tersertifikasi nasional dan memiliki peluang kerja hingga luar negeri.

“Juleha di Brebes juga sudah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, sehingga dalam bekerja sudah terjamin. Ini menunjukkan bahwa Brebes mampu menjadi mercusuar juleha di Indonesia,” ujar Mitha.

Meski demikian, pemerintah daerah masih mendorong peningkatan partisipasi di sejumlah wilayah. Melalui Gerakan Sadesa Juleha, pemerataan kompetensi diharapkan dapat menjangkau seluruh desa disertai perlindungan dan jaminan kerja bagi para juleha.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala menyampaikan, ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Indonesia saat ini menempati posisi ketiga dunia dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2025.

Baca Juga  Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Pedoman Bernegara

Ia menjelaskan, tantangan pengembangan rantai nilai halal, pembiayaan syariah, serta peningkatan literasi ekonomi syariah masih perlu diperkuat. Karena itu, Bank Indonesia terus mendorong penguatan Halal Value Chain melalui berbagai program, termasuk pelatihan dan sertifikasi kompetensi Juleha.

“Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman tata cara penyembelihan halal sesuai syariat Islam dan standar kompetensi yang berlaku,” katanya.

Sinergi antara Bank Indonesia, DPD Juleha Kabupaten Brebes dan Pemerintah Kabupaten Brebes diharapkan mampu memperkuat ekosistem halal yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk halal serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Menteri LH Tanam Mangrove di Brebes, Perkuat Kolaborasi Pulihkan Pesisir dan Cegah Abrasi
Mikrotrans Diusulkan Tak Lagi Gratis, Dikenakan Tarif Rp2.000
Venezuela Laporkan Korban Luka Akibat Gempa Lebih Dari 12 ribu orang
MUI Kabupaten Tangerang Siap Terapkan Kick Off Manajemen Mutu ISO 9001:2015
Kirab Sedekah Bumi, Ratusan Warga Bulakparen Berebut Gunungan Hasil Pertanian
Dokter Tifa Didakwa Soal Tuduhan Ijazah Palsu Dan Nama Baik Jokowi
Bulan Dana PMI Jadi Gerakan Kepedulian untuk Warga Brebes
Gagalkan Aksi Perampokan, Juru Parkir Brebes Tuai Apresiasi di Hari Bhayangkara

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 18:20 WIB

Menteri LH Tanam Mangrove di Brebes, Perkuat Kolaborasi Pulihkan Pesisir dan Cegah Abrasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:18 WIB

Mikrotrans Diusulkan Tak Lagi Gratis, Dikenakan Tarif Rp2.000

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:35 WIB

Venezuela Laporkan Korban Luka Akibat Gempa Lebih Dari 12 ribu orang

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

MUI Kabupaten Tangerang Siap Terapkan Kick Off Manajemen Mutu ISO 9001:2015

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:20 WIB

Kirab Sedekah Bumi, Ratusan Warga Bulakparen Berebut Gunungan Hasil Pertanian

Berita Terbaru