Akses Jalan Tak Ada, Pembangunan GSG RW 06 Bantar Panjang Disorot Tokoh Masyarakat Tigaraksa

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

0-3968x2976-0-0-{}-0-24#

 

TANGERANG – Pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) di lingkungan RW 06 Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa, menuai kritik tajam dari tokoh masyarakat setempat, H. Rujit. Ia menyoroti kebijakan pemerintah daerah yang memprioritaskan pembangunan fisik gedung sementara akses jalan menuju lokasi tersebut masih belum tersedia.

H. Rujit menyatakan keheranannya atas perencanaan proyek tersebut. Menurutnya, pembangunan gedung tanpa dibarengi akses infrastruktur jalan yang memadai hanya akan membuat gedung tersebut sulit dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.

Baca Juga  Himpunan Mahasiswa Islam yang ke-79: Merawat gagasan dan Menjawab Tantangan Zaman

“Gedung malah dibangun duluan, tapi akses jalan tidak ada. Bagaimana masyarakat mau menggunakan fasilitas tersebut kalau jalannya saja sulit atau bahkan belum dibuka?” ujar H. Rujit saat memberikan keterangan kepada Lensa Bumi.

Kritik ini muncul di tengah upaya Pemerintah Kecamatan Tigaraksa yang sedang menyusun berbagai usulan program prioritas melalui mekanisme Musrenbang untuk tahun anggaran mendatang.

Baca Juga  Polisi Ringkus Okum Kepsek Nyambi Oplos LPG Digudang Sekolah

Warga berharap agar perencanaan pembangunan di Desa Bantar Panjang lebih mengedepankan skala prioritas yang logis, yakni infrastruktur dasar seperti jalan sebelum mendirikan bangunan fasilitas umum.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Bantar Panjang maupun dinas terkait belum memberikan tanggapan resmi mengenai alasan di balik urutan prioritas pembangunan di wilayah RW 06 tersebut.

Baca Juga  SPKA Dorong Modernisasi Kereta Api Demi Tekan Risiko Kecelakaan

Masyarakat mendesak agar segera ada tindak lanjut untuk penyediaan akses jalan agar gedung yang sudah dibangun tidak menjadi aset yang mubazir. (GASS)

Berita Terkait

Kodim Brebes Lepas 10 Truk untuk Koperasi Merah Putih, Perkuat Distribusi Produk Desa
Pemprov DKI Dan BMKG Bangun Sistem Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat
Polresta Tangerang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuh Pedagang Cilok di Cikupa
BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)
Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming
Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya
Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika
BPOM Hentikan Peredaran Online Kosmetik Impor Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:49 WIB

Kodim Brebes Lepas 10 Truk untuk Koperasi Merah Putih, Perkuat Distribusi Produk Desa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:30 WIB

Pemprov DKI Dan BMKG Bangun Sistem Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:27 WIB

Polresta Tangerang Tangkap Terduga Pelaku Pembunuh Pedagang Cilok di Cikupa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:52 WIB

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:36 WIB

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming

Berita Terbaru

Berita

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:52 WIB