Antisipasi Penyebaran Wabah Penyakit Zoonotik, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Gelar Lokakarya Kesiapsiagaan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Lensabumi.com – Dalam rangka antisipasi wabah penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia atau yang dikenal dengan istilah Zoonotik, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Portal Kesehatan Masyarakat (Portkesmas) dan Pokja RCCE (Komunikasi Risiko dan Pelibatan Masyarakat) menyelenggarakan Lokakarya Edukasi Pencegahan Penyakit Zoonotik dengan melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Komunikasi dan Informasi, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Pendidikan, Promotor Kesehatan, Saka Bakti Husada, Forum Kabupaten Tangerang Sehat, dan insan media.

Lokakarya yang diselenggarakan 13-14 Juli di Smart Building Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika ini bertujuan untuk meningkatkan efektifitas komunikasi risiko dan partisipasi masyarakat dalam respon wabah. Lokakarya ini juga bertujuan untuk memperkuat jejaring kerja dan kesiapsiagaan pemerintah daerah menghadapi penyakit zoonotik yang berpotensi menjadi wabah seperti Flu Burung, Rabies, Antraks dan Leptospirosis.

Kegiatan lokakarya meliputi pelatihan interpersonal communication bagi promotor kesehatan agar mereka dapat memotivasi warga untuk melakukan tindakan pencegahan. Lokakarya ini juga memberikan pembekalan pada pemangku kepentingan di daerah, termasuk media untuk dapat mengatasi peredaran hoaks tentang wabah penyakit dan menyampaikan pemberitaan tentang penyakit zoonotik yang akurat dan mudah dipahami publik.

Baca Juga  Buka Pekan Olahraga Buruh 2026, Bupati Tangerang: Peringatan May Day Diisi Kegiatan Positif

Sekretaris Dinas Kesehatan, Ibu dr. Sri Indriyani, M.K.M, berharap kegiatan ini dapat membangun kesiapsiagaan semua sektor terkait untuk menghadapi potensi wabah penyakit zoonotik. “Jangan menunggu sampai penyakit muncul dan menyebar baru kita bergerak. Justru saat situasi masih tenang seperti sekarang, kita harus memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas, dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar agar potensi wabah dapat diatasi sedini mungkin”.

Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Hewan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Bapak DR. drh. Joko Ismadi, M.Sc, menjelaskan bahwa penyakit zoonotik dapat menular dari hewan ke manusia melalui kontak dengan hewan yang terjangkit. Saat musim hujan, air kencing tikus yang bercampur dengan genangan air juga dapat menyebabkan penyakit leptospirosis yang bahaya. Untuk itu penting untuk selalu pakai alas kaki tertutup seperti Sepatu Bot agar tidak tertular. Warga juga bisa tertular flu burung jika menyentuh ayam, burung atau bebek yang sakit atau mati mendadak, menyentuh kotorannya atau konsumsi ayam dan telur yang tidak dimasak sampai matang. Rabies bisa menular dari gigitan atau cakaran kucing, anjing, monyet, atau kelelawar. Tapi Rabies bisa dicegah dengan mudah dengan vaksinasi hewan peliharaan setiap tahun. Penyakit Antraks dapat menular melalui kontak dengan sapi, kambing, atau domba yang terinfeksi dan saat menangani bangkai hewan sakit. Tidak menyembelih dan mengonsumsi ternak yang sakit atau mati mendadak adalah cara pencegahan yang dapat dilakukan warga. Jangan lupa segera lapor pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat apabila menemukan kasus hewan mati mendadak.

Baca Juga  Ketua DPD NasDem Tangerang Apresiasi Kontribusi Pekerja

Program Manager, Portal Kesehatan Masyarakat, dr. Basra Ahmad Amru menyampaikan bahwa selain Kabupaten Bandung Barat, kegiatan ini juga dilaksanakan di Kota Bogor, Kota Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Surabaya dan Kabupaten Malang. dr. Basra menambahkan, penguatan jejaring kerja di daerah sangat penting agar pencegahan dan penanganan wabah penyakit zoonotik dapat berjalan efektif.

Baca Juga  Wakil Bupati Tangerang Resmi Buka Kegiatan Studi Tiru Santri Kenduri Ramadan Akbar Initiative

Rizky Ika Syafitri, Ketua Pokja RCCE, menyampaikan, “Masyarakat berhak mendapatkan life-saving information atau informasi penting yang dapat menyelamatkan jiwa. Informasi yang benar, menarik dan mudah dicerna adalah kunci agar warga mau menerapkan berbagai perilaku pencegahan. Agar informasi dapat menyasar warga sampai ke pelosok, selain petugas promosi kesehatan, tokoh masyarakat dan tokoh agama dan media juga memiliki peran besar dalam mempengaruhi perilaku masyarakat”

Tentang Pokja RCCE+

 Pokja RCCE (Risk Communication and Community Engagement)

Website          : https://rcce.id/penyakit-dan-cara-mencegahnya/penyakit-menular-dari-hewan/

Social media : @rcce_id

Cek Fakta      : https://cekhoax.id/

Portal Kesehatan Masyarakat (Portkesmas)

Social media                           : @portkesmas

Sumber informasi Zoonotik

Microsite flu burung               : https://linktr.ee/fluburung

Microsite Rabies                      : https://linktr.ee/inforabies

Narahubung:

Lesti Kaslati Siregar Phone: 0852-9798-5292

 

Berita Terkait

Menhut Siapkan Kawasan Preservasi Orangutan seluas 87 Ribu Hektare
Kicau Mania Kapolresta Cup Meriah, Polresta Tangerang Ajak Warga Nobar Perempat Final Piala Dunia 2026
Prabowo Optimistis Kebangkitan Koperasi Jadi Kekuatan Ekonomi RI
Usai Eksekusi Pengadilan, Pemenang Lelang Mulai Membongkar Bekas Rumah Opy Ropiah
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, H. Wawan Sumarwan, Legislator PDI Perjuangan Berikan Bantuan Alat Pompa Air
ICW Laporkan Dugaan Rangkap Jabatan Pimpinan BGN ke Ombudsman
Di Balik Jeruji Lapas Brebes, Warga Binaan Menata Diri Lewat Istighosah Jumat Pagi
Kolaborasi Lintas Sektoral Menjadi Kunci Keberhasilan Pemadaman TPA Jatiwaringin, Mursalin Apresiasi Bupati Tangerang

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:46 WIB

Antisipasi Penyebaran Wabah Penyakit Zoonotik, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Gelar Lokakarya Kesiapsiagaan

Senin, 13 Juli 2026 - 14:26 WIB

Menhut Siapkan Kawasan Preservasi Orangutan seluas 87 Ribu Hektare

Senin, 13 Juli 2026 - 09:56 WIB

Kicau Mania Kapolresta Cup Meriah, Polresta Tangerang Ajak Warga Nobar Perempat Final Piala Dunia 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:05 WIB

Prabowo Optimistis Kebangkitan Koperasi Jadi Kekuatan Ekonomi RI

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:21 WIB

Usai Eksekusi Pengadilan, Pemenang Lelang Mulai Membongkar Bekas Rumah Opy Ropiah

Berita Terbaru