Audiensi dengan DPRD Brebes, Formagi Brebes Dorong Tata Kelola Sampah MBG Terintegrasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Formagi menggelar audiensi dengan komisi III DPRD Brebes, Kamis (30/7). Fot: ist

Pengurus Formagi menggelar audiensi dengan komisi III DPRD Brebes, Kamis (30/7). Fot: ist

Brebes, Lensabumi.com – Forum Mitra Gizi (Formagi) Brebes mendorong pengelolaan sampah dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilakukan secara terintegrasi. Upaya itu disampaikan pengurus Formagi dalam audiensi bersama Komisi III DPRD Brebes dan Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes, dan Korwil BGN Kabupaten Brebes, di ruang Komisi III, Kamis, (30/7).

Dalam pertemuan tersebut, Formagi menyampaikan pentingnya evaluasi pengelolaan sampah yang dihasilkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun limbah domestik rumah tangga agar tidak menimbulkan persoalan sampah di Brebes.

Wakil Ketua Formagi Brebes, Untung Surodi, mengatakan audiensi dengan Komisi III DPRD Brebes dan Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) digelar untuk membahas tata kelola sampah yang dihasilkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta limbah domestik rumah tangga.

Baca Juga  BPKP Jateng Pastikan MBG di Brebes Aman Konsumsi

“Kami melakukan audiensi dengan Komisi III DPRD Brebes dan DLHPS untuk membahas tata kelola sampah yang dihasilkan SPPG maupun limbah domestik rumah tangga. Kami ingin memastikan pengelolaan sampah dari program MBG dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan,” kata Wakil Ketua Formagi Brebes, Untung Surodi.

Ketua Komisi III DPRD Brebes, Mafrukhi, mengapresiasi langkah Formagi yang turut memberikan perhatian terhadap dampak lingkungan dari pelaksanaan program MBG.

Menurut dia, program yang selama ini sempat mendapat sorotan justru menunjukkan manfaat lain di masyarakat.

“Saya selaku Ketua Komisi III sangat respect terhadap pertemuan ini. Program dari Bapak Presiden yang selama ini selalu dipandang sebelah mata, ternyata di masyarakat sangat berguna, termasuk dalam proses pengolahan sampahnya,” kata Mafrukhi.

Baca Juga  Polantas Brebes Beri Edukasi Keselamatan Berkendara kepada Sopir Truk

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Brebes, Arya Dewa Nugraha, mengatakan saat ini terdapat 226 mitra resmi dengan 203 dapur SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Brebes. Menurut dia, volume sampah yang dihasilkan dari operasional dapur MBG cukup banyak.

“Dari hitungan kami, total sampah yang dihasilkan per dapur dalam sehari sekitar 100 kilogram yang terdiri atas sampah organik dan anorganik,” ujar Arya.

Arya menjelaskan sebagian besar limbah organik berasal dari food loss, seperti cangkang telur dan kulit pisang, serta food waste atau sisa makanan. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, komposisi limbah menunjukkan sekitar 79 persen berupa food loss dan 21 persen food waste.

Baca Juga  Ruas Brebes–Jatibarang Macet Imbas Perbaikan, Warga Keluhkan Gangguan Lalu Lintas

“Artinya, sebagian besar menu yang disediakan dikonsumsi oleh penerima manfaat,” katanya.

Menurut Arya, limbah organik tersebut telah dimanfaatkan oleh Formagi melalui budidaya maggot, pertanian, hingga perikanan. Model pengelolaan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah terpadu di Kabupaten Brebes.

Sementara itu, Kepala DLHPS Kabupaten Brebes, M. Sodik, mengapresiasi inisiatif Formagi yang telah mengembangkan pengelolaan sampah terpadu secara mandiri.

“Kami mengapresiasi Formagi yang sudah memiliki pengelolaan sampah terpadu secara mandiri. Kami mendukung upaya tersebut, tidak hanya mengelola sampah MBG tetapi juga limbah domestik masyarakat,” kata Sodik.

Ia mengatakan bentuk dukungan pemerintah daerah dapat berupa bantuan sarana dan kebutuhan yang diperlukan untuk mendukung pengelolaan sampah oleh Formagi.

Berita Terkait

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot
Divisi Ekraf & UMKM PWDMI Banten Turun Langsung Jadi Panitia Sekaligus Peserta Karnaval,Meriahkan “Panjang Mulud” Provinsi Banten
Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Brebes Kuatkan Pembinaan Warga Binaan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD

Berita Terbaru

Advetorial

Veda Ega Finish Keenam, Quiles Juarai Moto3 Mandalika 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 17:53 WIB

Berita

Marc Marquez Menangi Sprint Race MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:36 WIB