Ketua RW 09 Graha Indira Meluruskan Isu Terkait Wakil Rakyat Larang Wartawan Masuk ke Ruang Produksi PT Kobe

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABUMI.COM

KABUPATEN TANGERANG – Ketua RW 09 Graha Indira Perumahan Citra Raya, Medy Johansyah, meluruskan isu yang beredar terkait dugaan pelarangan wartawan masuk ke ruang produksi PT Kobe Kujira Mandiri oleh anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Nonce Thendean.

‎Pabrik tersebut berlokasi di Kawasan Industri Milenium, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

‎Medy Johansyah menegaskan bahwa kabar yang beredar di media sosial tersebut adalah kesalahpahaman dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Menurutnya, tidak ada tindakan dari legislator tersebut untuk menghalangi tugas jurnalistik.

Baca Juga  BRI KC Tangerang Ahmad Yani Berikan Apresiasi kepada Pekerja yang Berhasil Capai Target Performance

‎”Isu itu tidak benar. Kami selaku pengurus lingkungan meluruskan bahwa situasi sebenarnya tidak seperti yang dituduhkan,” ujar Medy Johansyah kepada media, Rabu (12/8/2026).

‎Medy menjelaskan bahwa area produksi perusahaan memiliki standar operasional prosedur (SOP) keselamatan dan higienitas yang sangat ketat. Pembatasan akses masuk murni karena aturan regulasi industri, bukan karena aksi larangan terhadap rekan-rekan media.

‎Medy menambahkan, dalam diskusi tersebut disampaikan bahwa akan dilakukan kunjungan monitoring kedalam ruang produksi untuk melihat proses produksi di PT Kobe.

Baca Juga  Dipimipin Kapolresta Tangerang, Jabatan Kasat Lantas dan Kasat Samapta Diserahterimakan

‎”Namun dikarenakan kunjungan dilakukan saat produksi berjalan, PT Kobe menyatakan bahwa pengunjung terbatas dan silahkan mendaftarkan diri dengan tidak membawa kamera karena menjaga SOP dan melindungi teknologi produksi yang dipakai, ” tambah medy.

‎Dewan Nonce Thendean hadir di lokasi tersebut dalam rangka kunjungan kerja Monitoring dan evaluasi PT Kobe, terkait aspirasi warga, yang diduga melakukan pengolahan limbah B3 dan mengakibatkan pencemaran udara serta bau menyengat yang berdampak bagi kesehatan warga sekitar.

Baca Juga  Kasus Korupsi Iklan Bank BJB: KPK Cek Informasi Aliran Uang RK ke Aura Kasih

‎”Medy berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan tetap menjaga situasi kondusif di wilayah Cikupa.” pungkasnya.

‎Kata Medy Johansyah, dirinya mengucapkan terimakasih dan beri apresiasi kepada Dewan Nonce Thendean, karena telah mengawal dan memfasilitasi warga sejak mulai dari RDP di gedung DPRD hingga melakukan monitoring kedalam pabrik tersebut bersama-sama warga yang terdampak. (Bagas)

Berita Terkait

Diduga Cemari Udara, Nonce Thendean Sidak dan Evaluasi Pabrik di Kawasan Milenium
Tim Setda Tumbangkan DBMSDA Melalui Drama Adu Penalti
Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten
Kebakaran Kandang 3 Ekor Kambing Mati Terbakar Desa Bojongsari
Bupati Maesyal Rasyid Pastikan Rumah Bu Laila Segera Dibangun
Bupati Tangerang Lepas Peserta Fun walk Semarak HUT RI di Panongan
Tutup Kompetisi Sepak Bola Antar RT di Rancabuaya, Bupati Tangerang: Utamakan Sportivitas dan Kebersamaan
HUT ke-3 Lensabumi.com, Dorong Pers Tetap Berintegritas di Tengah Disrupsi Artificial Intelligence

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:49 WIB

Ketua RW 09 Graha Indira Meluruskan Isu Terkait Wakil Rakyat Larang Wartawan Masuk ke Ruang Produksi PT Kobe

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Diduga Cemari Udara, Nonce Thendean Sidak dan Evaluasi Pabrik di Kawasan Milenium

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Tim Setda Tumbangkan DBMSDA Melalui Drama Adu Penalti

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:09 WIB

Kebakaran Kandang 3 Ekor Kambing Mati Terbakar Desa Bojongsari

Berita Terbaru

Berita

Tim Setda Tumbangkan DBMSDA Melalui Drama Adu Penalti

Rabu, 12 Agu 2026 - 15:55 WIB