Wamenlu: Indonesia Akan Bahas Solusi Dua Negara pada KTT D-8

Senin, 9 Februari 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Indonesia akan menggelar forum untuk membahas Solusi Dua Negara sebagai upaya penyelesaian konflik Israel-Palestina dalam rangka Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight (KTT D-8) tahun ini.

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan pemerintah Indonesia akan membahas perkembangan terkini konflik tersebut serta langkah-langkah yang dapat diambil, termasuk yang telah disepakati Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

“Tentu ujungnya adalah Two State Solution,” kata Arrmanatha saat ditemui di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (9/2).

Baca Juga  RT 06/01 Pondok Sawah Indah Raih Status Bebas Jentik 100%

Ia menegaskan Indonesia bersama negara anggota D-8 yang juga tergabung dalam OKI sepakat terus mempersiapkan langkah bersama untuk mewujudkan Solusi Dua Negara, termasuk memastikan penghentian serangan Israel di Jalur Gaza sesuai kesepakatan gencatan senjata.

“Kita ingin memastikan bantuan kemanusiaan terus dapat masuk ke Gaza,” kata Arrmanatha, yang akrab disapa Tata.

Ia menambahkan forum tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi krisis kesehatan di Jalur Gaza serta mendorong agar gencatan senjata yang berlaku saat ini dapat dipertahankan.

Baca Juga  Survei: 57 persen warga AS dukung Palestina merdeka

Terkait kemungkinan forum tersebut juga membahas Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Tata tidak memberikan penjelasan.

Namun, ia menegaskan dinamika dan perkembangan terbaru di Gaza berpotensi menjadi salah satu agenda pembahasan dalam salah satu sesi KTT D-8.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan KTT D-8 diharapkan menghasilkan kerja sama konkret, khususnya dalam penguatan ekonomi, serta langkah nyata yang berdampak langsung bagi negara anggota.

Baca Juga  Laga Italia vs Israel diwarnai bentrokan demonstran pro-Palestina

Indonesia memimpin Organisasi Kerja Sama Ekonomi D-8 periode 2026–2027 dengan tema “Menavigasi Pergeseran Global: Memperkuat Kesetaraan, Solidaritas, dan Kerja Sama untuk Kemakmuran Bersama.”

D-8 dibentuk pada 1997 oleh delapan negara berkembang, yakni Indonesia, Bangladesh, Mesir, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turki, yang sebagian besar juga tergabung dalam OKI.

Organisasi tersebut bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan, dan pembangunan guna mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026
Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026
Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan dengan Jembatan Gantung

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:41 WIB

Krakatau: Sejarah Letusan 1883, Tsunami 2018, dan Siaga Erupsi 2026

Minggu, 6 September 2026 - 19:19 WIB

Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 14:22 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:36 WIB

Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sabtu, 5 September 2026 - 13:23 WIB

Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah

Berita Terbaru