Brebes, Lensabumi.com – Pemerintah Kabupaten Brebes resmi meluncurkan aplikasi layanan digital LiterasiKita sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan perpustakaan berbasis teknologi. Peluncuran aplikasi tersebut berlangsung di Aula Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Brebes, Senin, (3/8).
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Brebes (Dinarpus) Nuryanto mengatakan, kehadiran layanan digital literasi ini bertujuan memudahkan masyarakat mengakses koleksi perpustakaan tanpa terbatas jarak dan waktu.
“Tujuan utama hadirnya layanan digital literasi ini adalah memberikan kemudahan kepada masyarakat Kabupaten Brebes untuk mengakses perpustakaan. Masyarakat dari wilayah selatan maupun utara nantinya bisa membaca buku-buku perpustakaan digital melalui gawainya masing-masing,” kata Nuryanto.
Menurut dia, aplikasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana membaca buku digital, tetapi juga menjadi pintu masuk keanggotaan perpustakaan. Masyarakat yang mengakses layanan tersebut secara otomatis dapat terdata sebagai anggota perpustakaan.
Dalam pengembangannya, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Brebes menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Satatistik (Dinkominfotik) untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik.
Nuryanto menjelaskan, melalui kerja sama dengan Disdukcapil, anak-anak berusia di bawah 17 tahun yang belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA) nantinya dapat difasilitasi pembuatan KIA sekaligus menjadi anggota perpustakaan.
“Jadi dalam satu layanan ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan. Selain menjadi anggota perpustakaan, anak-anak yang belum memiliki KIA juga bisa mendapatkan layanan tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, Dinkominfotik berperan dalam penyediaan platform atau laman digital, sementara Dinas Arsip dan Perpustakaan bertanggung jawab mengisi serta mengelola konten layanan perpustakaan.
Ke depan, kata Nuryanto, pengembangan aplikasi LiterasiKita akan terus dilakukan bersama Dinkominfotik, termasuk dalam mengatasi kendala teknis yang mungkin muncul pada sistem.
“Kami akan terus tingkatkan bersama Kominfo. Kalau nanti ada kendala di web atau sistem, akan ditangani agar layanan ini tetap berjalan dengan baik,” katanya.






