Video Aksi Masjaka Desak Normalisasi Kali Babakan Beredar di Medsos

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Lensabumi.com – Sebuah video yang beredar di pesan berantai WhatsApp memperlihatkan beberapa warga membawa poster dan berorasi di tepi jalan jenderal Soedirman Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Kamis, (26/3/ 2026).

Dalam keterangan video tersebut, massa yang tergabung dalam komunitas Masjaka (Masyarakat Jaga Kali) menuntut normalisasi Kali Babakan. Terdengar suara orator yang menyebut banjir telah berulang setiap musim hujan selama lima tahun terakhir.

Baca Juga  Dampingi Wamendes, Gubernur Yulius Luncurkan Listrik Desa di Perbatasan

Mereka menilai kondisi Kali Babakan kian dangkal dan tak mampu menampung debit air, sehingga meluap dan merendam permukiman.

Koordinator aksi, Mahfudin, dalam rekaman tersebut menyampaikan kekecewaan terhadap Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung. Ia menyebut belum ada langkah konkret untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah itu.

“Sudah lebih dari lima tahun kami selalu terdampak banjir. Kali Babakan tidak pernah dinormalisasi, baik melalui pengerukan maupun pembangunan tanggul,” kata Mahfudin dalam video yang beredar.

Baca Juga  Pemerintah Pastikan Evaluasi KLB MBG Cepat Dan Menyeluruh

Massa juga terdengar mendesak pencopotan Kepala BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Agus Kuncoro. Mereka meminta pemerintah segera menunjuk pejabat baru yang dinilai mampu merealisasikan pengerukan sungai.

Selain tuntutan normalisasi, dalam rekaman tersebut warga juga menyinggung buruknya sistem drainase di Jalan Jenderal Sudirman, Ketanggungan, yang dinilai memperparah genangan saat hujan.

Video itu beredar sehari setelah banjir merendam ribuan rumah di enam desa di Kecamatan Ketanggungan pada Rabu, (25/3/ 2026). Air dilaporkan mencapai pinggang orang dewasa dan turut menggenangi sejumlah fasilitas umum.

Baca Juga  Sri Panggung Lestari Berharap Sekolah Gender Menjadi Program Berkelanjutan di Tangerang

Banjir terjadi setelah hujan berintensitas tinggi memicu Sungai Babakan meluap dan menggenangi kawasan permukiman.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak BBWS Cimanuk-Cisanggarung terkait aksi maupun tuntutan warga dalam video tersebut.

Berita Terkait

Diduga Maling di Sindang Sono, Polresta Tangerang Pastikan Pria yang Diamankan Warga Alami Gangguan Jiwa
Bendahara Lapbas Kabupaten Tangerang Jadi Korban Pengeroyokan OTK ‎
Kapolresta Tangerang Pantau Pengamanan Wisata Kramat Solear
Tinjau Lokasi Banjir, Wabup Brebes Pastikan Penanganan Korban Banjir Ketanggungan
Terkait WFH, Pemkab Tangerang Menunggu Instruksi Pemerintah Pusat
Tinjau OPD Pasca Libur Lebaran, Bupati Tangerang Pastikan Pelayanan Tetap Optimal
Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Gelar Halal Bihalal dan Apel Perdana Usai Lebaran
Respon Cepat Polsek Panongan, Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector Berakhir Damai

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:12 WIB

Diduga Maling di Sindang Sono, Polresta Tangerang Pastikan Pria yang Diamankan Warga Alami Gangguan Jiwa

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:33 WIB

Bendahara Lapbas Kabupaten Tangerang Jadi Korban Pengeroyokan OTK ‎

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:22 WIB

Kapolresta Tangerang Pantau Pengamanan Wisata Kramat Solear

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:44 WIB

Tinjau Lokasi Banjir, Wabup Brebes Pastikan Penanganan Korban Banjir Ketanggungan

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:38 WIB

Terkait WFH, Pemkab Tangerang Menunggu Instruksi Pemerintah Pusat

Berita Terbaru