Indosat Catat Pendapatan Rp14 Triliun di Kuartal III 2025, Laba Naik 29 Persen

Rabu, 29 Oktober 2025 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Lensabumi.com – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison atau IOH; IDX: ISAT) mencatatkan kinerja keuangan positif pada kuartal ketiga tahun 2025 dengan pertumbuhan pendapatan yang solid di tengah kondisi pasar yang dinamis. Perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp14,052 triliun, meningkat 3,8% secara kuartal (quarter-on-quarter/QoQ).

Pertumbuhan ini didorong oleh performa yang kuat di seluruh lini bisnis utama. Segmen Seluler tumbuh 4,2%, MIDI (Multimedia, Data Communications, and Internet) naik 1,9%, dan Telekomunikasi Tetap meningkat 1,1%dibandingkan kuartal sebelumnya.

Tak hanya pendapatan, profitabilitas perusahaan juga mencatatkan peningkatan signifikan. Laba yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk (normalisasi) melonjak 29,1% menjadi Rp1,32 triliun, sedangkan EBITDA mencapai Rp6,49 triliun, tumbuh 0,8% QoQ.

Kualitas pendapatan turut membaik dengan Average Revenue Per User (ARPU) naik 3,6% menjadi sekitar Rp40 ribu, didukung oleh basis pelanggan seluler mencapai 95 juta pengguna.

Baca Juga  BRI Kanca Balaraja Ikuti Aksi “Satukan Langkah untuk Sumatera” sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Korban Banjir

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan bahwa hasil ini menunjukkan kekuatan fundamental bisnis Indosat yang semakin solid.

“Pencapaian pendapatan ini mencerminkan kekuatan fundamental bisnis kami dan eksekusi strategi yang berfokus pada pelanggan. Dalam lingkungan yang kompetitif, kami terus berinovasi untuk memberikan nilai tambah, termasuk melalui transformasi berbasis AI yang tidak hanya mendorong pertumbuhan tetapi juga meningkatkan pengalaman digital bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Vikram Sinha, Rabu (29/10/2025).

Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan, Indosat terus mendorong inovasi berbasis teknologi mutakhir. Pada kuartal ini, perusahaan meluncurkan Solusi Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis AIvolusi5G, sebagai langkah konkret dalam memperkuat keamanan digital pelanggan.

Baca Juga  Sambut HUT BRI ke-130, BRI BO Ciputat Gelar Brilian Sportacular Perlombaan Karaoke

Selain itu, Indosat juga memperkuat kolaborasi strategis melalui peresmian Sovereign Security Operations Center (SOC) pertama di Indonesia bersama Cisco pada Agustus 2025, sebagai upaya mendukung ketahanan siber nasional.

Dari sisi infrastruktur, Indosat terus memperluas dan memperkuat jaringan sebagai tulang punggung layanan digital. Hingga akhir kuartal ketiga 2025, Indosat telah mengoperasikan lebih dari 208.000 BTS 4G (tumbuh 7,7% year-on-year) serta mempercepat deployment 5G dengan 1.404 BTS aktif.

Untuk mendukung ekspansi ini, 79,5% dari total belanja modal (capex)dialokasikan untuk penguatan jaringan seluler.

Kinerja positif Indosat juga tercermin di tingkat regional.  

Di Region Jawa Tengah & DIY, hingga September 2025 jumlah pelanggan mencapai 15,4 juta, menjadikannya kontributor pelanggan terbesar nasional. Saat ini Network Coverage Population (NCP) di wilayah ini telah mencapai 99%, dengan target 100% cakupan pada akhir 2025.

Baca Juga  Inovasi Energi Baru: Pertamina Mulai Proyek Hidrogen Hijau Ulubelu

Sepanjang kuartal III 2025, region ini menambah sekitar 550 BTS 4G, sehingga totalnya menjadi lebih dari 27.300 BTS 4G.

Sementara itu, di Region Jawa Timur, jumlah pelanggan mencapai 14,6 juta, menjadi penyumbang pelanggan terbesar kedua secara nasional dengan kontribusi lebih dari 15% terhadap total pelanggan Indosat.

Indosat terus memperluas jaringan serta memperkuat layanan pelanggan melalui penambahan Mitra IM3 dan 3Kioskhingga ke wilayah pedesaan. Dalam tiga bulan terakhir, region ini menambah lebih dari 500 BTS 4G, sehingga total mencapai lebih dari 24.600 BTS 4G per akhir September 2025.

Berita Terkait

BYD Ungkap SUV Listrik Flagship Great Tang
Industri Pelumas Bakal Terdampak Akibat Perang AS, Israel dan Iran
Mazda Sedang Mengerjakan MX-5 Generasi Berikutnya
Epson dan IDC Soroti Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Tekstil Asia Tenggara
Harga Daging Sapi Rp137.867/kg, Telur Rp30.725/kg Di Hari Ke-7 Puasa
Purbaya Pastikan Suami DS Awardee LPDP Akan Kembalikan Dana Beasiswa
Harga cabai di Pasar Induk Kramat Jati sempat melonjak jelang Ramadhan
Epson 2026: Hijau dan B2B Jadi Fokus

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:13 WIB

BYD Ungkap SUV Listrik Flagship Great Tang

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:37 WIB

Industri Pelumas Bakal Terdampak Akibat Perang AS, Israel dan Iran

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:35 WIB

Mazda Sedang Mengerjakan MX-5 Generasi Berikutnya

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:28 WIB

Epson dan IDC Soroti Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Tekstil Asia Tenggara

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:01 WIB

Harga Daging Sapi Rp137.867/kg, Telur Rp30.725/kg Di Hari Ke-7 Puasa

Berita Terbaru