Lensa Bumi – Bupati Moch Maesyal Rasyid yang didampingi jajaran Forkopimcam Cisoka, Kepala Desa Sukatani, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran Bupati disambut hangat oleh jamaah serta warga sekitar di Masjid At – Ataqwa kampung Bunar. Jum’at, 17/04/2026.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa Jum’at keliling (Jumling) merupakan program mempererat silaturrahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan konektivitas untuk membangun daerah.
Dalam sambutannya, Maesyal menjelaskan bahwa Jum’at keliling ini memang baru dilaksanakan tahun 2026, dalam membentuk kedekatan pemerintah bersama masyarakat untuk mendengar secara langsung keluhan dan masukan dari warga kita.
Selain jum’at keliling, pemerintah kabupaten tangerang lewat bupati Moch Maesyal Rasyid juga kembali menghidupkan taraweh keliling (Tarling) pada bulan ramadhan 1447/26 yang sebelumnya sempat terhenti akibat Covid19.
Lanjutnya, keliling ke desa/kelurahan akan terus kami lakukan untuk sampaikan berbagai program pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan hidup serta menyatukan persepsi ditengah masyarakat kabupaten Tangerang
“Ia menegaskan, jumling bukan hanya sekedar seremonial silaturahmi semata, melainkan wadah menyatukan pandangan, ruang dialog terbuka, melihat dan merasakan secara langsung apa dialami masyarakat itu sendiri,” Ujar Maesyal.
Selain itu, dia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan pelayanan publik di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan.
“Kami memastikan bahwa pelayanan publik di berbagai sektor benar-benar dinikmati masyarakat mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur,” Pungkasnya.
Di akhir sambutan, Bupati Moch Maesyal Rasyid mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan dan memperkokoh rasa persaudaraan serta nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk pribadi yang lebih baik. (Hil)






