Kasus Narkoba Meningkat, DPD RI Dorong Rehabilitasi

Senin, 8 September 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

lensabumi.com – Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) menegaskan bahwa permasalahan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) masih menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Hal ini sejalan dengan perhatian Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan isu narkoba sebagai salah satu isu strategis dalam misi Asta Cita ke-7.

Wakil Ketua Komite III DPD RI Erni Daryanti menegaskan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika telah mengamanatkan pentingnya rehabilitasi medis dan sosial bagi pecandu maupun korban penyalahgunaan narkotika. “Pendekatan kesehatan ini diharapkan dapat memulihkan para pecandu agar tidak semata-mata dipidana,” ucapnya saat Rapat Dengar Pendapat dengan RSKO Jakarta di Gedung DPD RI, Jakarta, Senin (8/9/25).

Baca Juga  BULD DPD RI : Pentingnya Simplifikasi Regulasi Tata Kelola Desa

Senator asal Kalimantan Tengah ini menjelaskan bahwa Komite III DPD RI juga mencatat sejumlah kendala dalam pelaksanaan rehabilitasi. Menurutnya, kendala yang paling mendesak adalah terbatasnya jumlah fasilitas dan tenaga rehabilitasi, tingginya biaya perawatan, serta kurangnya integrasi antara layanan kesehatan.

“Untuk itu Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta memiliki peran strategis sebagai pusat layanan rehabilitasi nasional. Namun, dukungan fasilitas, tenaga, serta integrasi lintas sektor harus diperkuat agar pemulihan pecandu berjalan optimal,” ujar Erni Daryanti.

Data Survei Nasional Penyalahgunaan Narkoba Tahun 2023 menunjukkan angka prevalensi sebesar 1,73 persen atau sekitar 3,3 juta penduduk Indonesia berusia 15–64 tahun. Angka ini meningkat signifikan terutama pada kelompok umur 15–24 tahun. Sementara itu, data Badan Narkotika Nasional (BNN) pada tahun 2024 mencatat penurunan sekitar 0,6 persen jumlah pengguna narkoba yang berhasil berhenti, atau sekitar 1 juta jiwa berhasil diselamatkan. Meski demikian, jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 281,6 juta jiwa, kondisi ini masih membutuhkan perhatian serius.

Baca Juga  Tangerang Membara! Riki Ade Suryana Kecam Keras Truk Tanah yang "Kebal Hukum" di Malam Nataru: Di Mana Wibawa Pemkab?

Sementara itu, Direktur Utama RSKO Jakarta, Yuwanda Nova menjelaskan bahwa masyarakat masih memandang sebelah mata pecandu narkoba. Bahkan, pengguna dicap sebagai “sampah keluarga” yang dianggap sebagai beban sehingga pecandu semakin terjerumus.

“Di rumah ia dianggap sebagai beban keluarga karena tidak mau kerja, dan bermalas-malasan. Padahal ia pasien yang harus disembuhkan, apalagi mereka rata-rata usia produktif. Jadi mereka harus dibantu untuk melakukan penyembuhan,” kata Yuwanda.

Baca Juga  PU Fokus Pencarian Korban, Kerahkan Alat Berat Pulihkan Alur Sungai Bencana Sumatera

Di kesempatan yang sama, Anggota DPD RI Provinsi Jawa Tengah Denty Eka Widi Pratiwi menilai tren penurunan rehabilitasi memang menunjukkan keberhasilan pencegahan. Namun, peredaran narkoba kini semakin canggih, termasuk melalui jalur dunia maya.

“Narkoba erat kaitannya dengan pergaulan bebas dan masalah kesehatan mental, terutama di kalangan generasi muda. Banyak pengguna berasal dari keluarga yang tidak utuh (broken home). Karena itu, ketahanan keluarga harus diperkuat agar menjadi benteng pertama dalam pencegahan narkoba,” ungkap Denty.

Berita Terkait

Ketua GMNI Banten Terpilih Tegaskan Pilkada Lewat DPRD adalah Kemunduran Demokrasi
Rilis Akhir Tahun 2025 Polresta Tangerang: Angka Kriminalitas Turun 16,6 Persen
Amankan Hari Raya Natal, Kapolresta Tangerang dan Forkopimda Sambangi Gereja
Tangerang Membara! Riki Ade Suryana Kecam Keras Truk Tanah yang “Kebal Hukum” di Malam Nataru: Di Mana Wibawa Pemkab?
Dalam Temu Karya Ke 11 KATAR Tigaraksa Berlangsung Demokratis, Saiful Rahayu Raih Mandat Kepemimpinan
Pulihkan Distribusi, Pasokan LPG di Banda Aceh Naik 40%
Pertamina Gelar Operasi Pasar 20 Ribu Tabung LPG di Aceh
Patroli Dini Hari, Polsek Pasarkemis Antisipasi 3C dan Balapan Liar

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:36 WIB

Ketua GMNI Banten Terpilih Tegaskan Pilkada Lewat DPRD adalah Kemunduran Demokrasi

Jumat, 26 Desember 2025 - 08:00 WIB

Rilis Akhir Tahun 2025 Polresta Tangerang: Angka Kriminalitas Turun 16,6 Persen

Kamis, 25 Desember 2025 - 09:06 WIB

Amankan Hari Raya Natal, Kapolresta Tangerang dan Forkopimda Sambangi Gereja

Kamis, 25 Desember 2025 - 05:13 WIB

Tangerang Membara! Riki Ade Suryana Kecam Keras Truk Tanah yang “Kebal Hukum” di Malam Nataru: Di Mana Wibawa Pemkab?

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:40 WIB

Dalam Temu Karya Ke 11 KATAR Tigaraksa Berlangsung Demokratis, Saiful Rahayu Raih Mandat Kepemimpinan

Berita Terbaru

Berita

Taman Nasional Way Kambas Di Tutup Sementara Untuk Wisata

Jumat, 16 Jan 2026 - 07:17 WIB