Menaker Ajak Masyarakat Kuasai Agroforestri demi Ekonomi Berkelanjutan

Rabu, 10 September 2025 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mendorong masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar kawasan hutan, untuk menguasai keterampilan agroforestri. Menurutnya, kemampuan tersebut dapat menjadi solusi peningkatan ekonomi keluarga tanpa merusak kelestarian hutan.

Hal itu disampaikan Yassierli saat membuka Launching Program Pelatihan Agroforestri bertema “Sinergi Program Pelatihan Vokasi untuk Pengembangan SDM Sektor Kehutanan” di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat, Jawa Barat pada Selasa (9/9/2025).

“Keterampilan agroforestri menjadi sebuah solusi bagi masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan untuk menunjang mata pencaharian berkelanjutan, tanpa harus merusak ekosistem hutan,” kata Yassierli dalam keterangan yang diterima InfoPublik.

Agroforestri sendiri merupakan sistem pengelolaan lahan yang menggabungkan tanaman pohon dengan tanaman pertanian atau ternak dalam satu unit pengelolaan. Sistem ini dinilai mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Baca Juga  Sambut HUT BRI ke-130, BRI BO BSD Gelar Brilian Sportartcular Kategori Badminton

Program pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan keterampilan tenaga kerja di sektor potensial berbasis lokalitas, termasuk dalam pengelolaan hutan sosial. “Kolaborasi ini penting, salah satunya untuk perluasan kesempatan kerja dalam pengelolaan hutan sosial, terutama agroforestri,” ujar Yassierli.

Baca Juga  Samsung Galaxy S26 Akan Diluncurkan Akhir Februari 2026

Lebih jauh, Menaker menegaskan pihaknya akan memberikan dukungan penuh, mulai dari pelatihan hingga praktik lapangan. Ia berharap program ini mampu berkembang menjadi ekosistem bisnis bagi para petani. Menaker bahkan menyebut adanya potensi pemanfaatan lahan seluas 2 juta hektare (ha), yang dapat melibatkan hingga 1 juta petani. “Ini angka signifikan untuk penciptaan lapangan kerja baru,” tegasnya.

Baca Juga  DPC KWRI Kabupaten Tangerang Resmi Rampungkan Administrasi di Kesbangpol, Perkuat Legalitas Organisasi

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menambahkan bahwa pelatihan agroforestri merupakan investasi jangka panjang. Menurutnya, program ini tidak hanya membuka peluang ekonomi, tetapi juga mendorong lahirnya green jobs, yakni pekerjaan yang memberi pendapatan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. “Inilah arah pembangunan kehutanan masa depan yang produktif, lestari, dan inklusif,” ujar Raja Juli.

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap agroforestri dapat menjadi gerakan bersama untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan ekonomi masyarakat dan keberlanjutan hutan Indonesia. (*)

Berita Terkait

Albrian SH, Ketum Milenial Selatan Angkat Bicara Munculnya Salah Satu Kutipan Yang Di Duga Ditujukan Ke Zulhas
GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN
Gelar Bimtek, MUI Kabupaten Tangerang Harap Khitobah Inovatif serta Moderat dalam Berdakwah 
ALMAST Desak Pemkab Tangerang Segera Terbitkan Regulasi Penataan Kabel Optik yang Semrawut
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia
Jembatan Dibangun, 1.000 Pohon Ditanam: Polresta Tangerang Dorong Konektivitas dan Ketahanan Pangan untuk Masyarakat
Tingkatkan Kualitas Dakwah, MUI Kabupaten Tangerang Gelar Bimtek Khotib Profesional dan Inovatif
GMNI Desak BPN Kabupaten Tangerang Pecat KJSB Gogo Martondi : Jangan Biarkan Dugaan Pungli Berkedok Jasa Profesional Menghisap Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:59 WIB

Albrian SH, Ketum Milenial Selatan Angkat Bicara Munculnya Salah Satu Kutipan Yang Di Duga Ditujukan Ke Zulhas

Selasa, 21 April 2026 - 19:40 WIB

GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN

Selasa, 21 April 2026 - 15:22 WIB

ALMAST Desak Pemkab Tangerang Segera Terbitkan Regulasi Penataan Kabel Optik yang Semrawut

Selasa, 21 April 2026 - 14:43 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia

Selasa, 21 April 2026 - 13:15 WIB

Jembatan Dibangun, 1.000 Pohon Ditanam: Polresta Tangerang Dorong Konektivitas dan Ketahanan Pangan untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Kepala Puskesmas Tanjung, Hero Irawan (tengah), berfoto bersama peserta usai kegiatan penyuluhan Tuberkulosis (TBC) anak dalam rangka peringatan Hari Kartini di Aula Puskesmas Tanjung, Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas Puskes Tanjung

Daerah

Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:25 WIB

Petugas Lapas Brebes menandatangani ikrar deklarasi zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar) di Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas

Daerah

Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 Apr 2026 - 16:27 WIB