Pasokan BBM Aman: Kilang Pertamina Beroperasi Ujung ke Ujung

Jumat, 26 September 2025 - 03:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

lensabumi.com – PT Pertamina (Persero) mempertegas komitmennya menjamin pasokan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui optimalisasi produksi bahan bakar minyak (BBM) pada enam kilang-kilang Pertamina yang tersebar di Indonesia, dari Kilang II Dumai (Sumatera), hingga Kilang VII Kasim (Papua). Kilang menjadi fasilitas utama Pertamina untuk memproduksi minyak dan gas bumi menjadi sumber energi BBM, Avtur, LPG, serta petrokimia, sesuai dengan standar dan spesifikasi internasional.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menyampaikan komitmen Pertamina untuk terus memperkuat perannya dalam mengelola energi nasional. Sebagai perusahaan milik negara, Pertamina menjalankan mandat Pemerintah untuk menjaga pasokan energi terutama BBM dan LPG.

Baca Juga  BRI UNIT Gunung Kencana Wujudkan Layanan Tanggap dan Akuntabel Sesuai BRILiaN Ways

“Wujud komitmen atas ketahanan energi, Pertamina terus meningkatkan kapasitas produksi kilang nasional, agar pasokan BBM dan LPG aman. Melalui produksi dalam negeri ini, Pertamina juga mendukung pemerintah dalam mengurangi beban devisa negara, sekaligus membuka lapangan kerja bagi sumber daya manusia (SDM) di wilayah Pertamina beroperasi,” ujar Fadjar.

Fadjar mengungkapkan, saat ini enam kilang yang dikelola Subholding Refinery & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, telah mampu memenuhi 70 persen kebutuhan BBM dari produksi dalam negeri. Bahkan, Pertamina telah mampu menyediakan 100 persen pasokan Avtur sebagai bahan bakar pesawat terbang, dan Solar (Diesel) dari produksi kilang dalam negeri.

Baca Juga  Merdeka Listrik: Kisah Warga Muba Berkat BPBL

Saat ini, kapasitas produksi enam kilang existing mencapai 1.05 juta barel per hari. Diharapkan, produksi akan meningkat signifikan menjadi 1,4 juta barel per hari sejalan dengan penyelesaian Refinery Development Masterplan Program (RDMP) Balikpapan.

Untuk mendukung produksi kilang, tambah Fadjar, Pertamina juga terus menggenjot lifting migas. Hingga tahun 2024, Subholding Hulu Pertamina berhasil menembus produksi 1 juta barel setara minyak per hari, yang berkontribusi setara 69 persen produksi minyak nasional dan 37 persen produksi gas nasional. Produksi migas tersebut menjadi bahan baku kilang Pertamina.

Baca Juga  Serunya Turnamen Tenis Meja Insan BRILian Sambut HUT BRI ke-130

“Pertamina menjadi perusahaan energi terintegrasi dari hulu migas, mengolah produksi hulu menjadi energi, hingga penyaluran energi ke konsumen. Langkah ini dilakukan melalui berbagai fasilitas dan moda transportasi, sehingga energi dapat tiba di ‘pintu depan’ konsumen,” jelas Fadjar.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

BYD Ungkap SUV Listrik Flagship Great Tang
Industri Pelumas Bakal Terdampak Akibat Perang AS, Israel dan Iran
Mazda Sedang Mengerjakan MX-5 Generasi Berikutnya
Epson dan IDC Soroti Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Tekstil Asia Tenggara
Harga Daging Sapi Rp137.867/kg, Telur Rp30.725/kg Di Hari Ke-7 Puasa
Purbaya Pastikan Suami DS Awardee LPDP Akan Kembalikan Dana Beasiswa
Harga cabai di Pasar Induk Kramat Jati sempat melonjak jelang Ramadhan
Epson 2026: Hijau dan B2B Jadi Fokus

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:13 WIB

BYD Ungkap SUV Listrik Flagship Great Tang

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:37 WIB

Industri Pelumas Bakal Terdampak Akibat Perang AS, Israel dan Iran

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:35 WIB

Mazda Sedang Mengerjakan MX-5 Generasi Berikutnya

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:28 WIB

Epson dan IDC Soroti Digital Dye-Sublimation Percepat Transformasi Industri Tekstil Asia Tenggara

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:01 WIB

Harga Daging Sapi Rp137.867/kg, Telur Rp30.725/kg Di Hari Ke-7 Puasa

Berita Terbaru