Demi Generasi Sehat, Brebes Perkuat Komitmen Penurunan Stunting

Kamis, 12 Maret 2026 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes,Lensabumi.com – Upaya mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Brebes melalui kegiatan Rembuk Stunting. Forum ini menjadi ruang konsolidasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan angka stunting di daerah, digelar di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Kamis (12/3/2026).

 

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes Dr Tahroni MPd. Dia menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

 

Tahroni menyampaikan, pemerintah memiliki cita-cita menghadirkan generasi anak yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia sebagai penerus pembangunan bangsa.

 

“Anak-anak harus tumbuh dalam kondisi sehat dengan kecukupan gizi agar mampu berkembang menjadi generasi yang kreatif, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.

 

Tahroni menjelaskan, kekurangan gizi kronis pada masa awal kehidupan dapat menyebabkan stunting atau gagal tumbuh pada anak yang berdampak pada perkembangan fisik maupun kecerdasan.

Baca Juga  DPD JULEHA Brebes Sukses Gelar Sertifikasi Kompetensi BNSP Juru Sembelih Halal, 61 Peserta Dinyatakan Kompeten

 

Menurutnya, percepatan penurunan stunting juga sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui program prioritas Brebes Beres yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.

 

Dalam sektor infrastruktur dan lingkungan, Pemkab Brebes menjalankan program Beresi Dalan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan distribusi pangan, serta program Beresi Sampah guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

 

Sementara itu, pada sektor sosial dan kesejahteraan, melalui program Wardoyo (Wareg Sedoyo) pemerintah menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga di bawah 14 persen pada 2026. Upaya tersebut didukung dengan perbaikan rumah tidak layak huni serta bantuan jamban sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga  Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar

 

Pemkab Brebes juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana serta pemberian insentif bagi tokoh agama, guru ngaji, dan pengelola rumah ibadah yang berperan dalam pembinaan karakter generasi muda.

 

Di bidang kesehatan, pemerintah daerah turut menjalankan program Nakes Door to Door guna memastikan tenaga kesehatan hadir langsung memberikan pendampingan kepada ibu hamil, balita, dan keluarga dalam upaya pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.

 

Tahroni menambahkan, Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Brebes telah melakukan berbagai koordinasi untuk menentukan program serta lokasi prioritas penanganan stunting tahun 2027. Karena itu, Rembuk Stunting menjadi forum penting untuk menghimpun usulan program yang akan masuk dalam perencanaan pembangunan daerah.

Baca Juga  Respons Aduan Warga, Polresta Tangerang Tertibkan Dugaan Pungli di Pulo Cangkir: Berikut Penjelasannya

 

“Melalui kolaborasi seluruh pihak, kita berharap dapat mewujudkan generasi Brebes yang sehat, cerdas, dan unggul sejalan dengan semangat Brebes Beres,” pungkasnya.

 

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Brebes Aditya Yospattus Paspasha ST selaku Ketua Panitia Rembuk Stunting menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat komitmen pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, meningkatkan koordinasi lintas sektor, serta menyepakati langkah strategis percepatan penurunan stunting di Kabupaten Brebes.

 

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara Rembuk Stunting, penyerahan poster dan Paparan Rembuk Rembuk Stunting oleh Kepala Bapperida Brebes Dra Tety Yuliana MPd.

Berita Terkait

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan
Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB

Berita

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB