Ruas Jalan Nasional di Brebes Terendam Banjir, Ribuan Rumah Warga Juga Terdampak

Rabu, 12 November 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, Lensabumi.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Brebes bagian selatan sejak Selasa (11/11/2025) sore mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Salah satunya terjadi di ruas Jalan Nasional Larangan–Ketanggungan, tepatnya di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, pada Rabu (12/11/2025) pagi.

Genangan air setinggi roda sepeda motor menutup sebagian badan jalan dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Kendaraan, terutama sepeda motor, harus melaju pelan agar tidak mogok di tengah genangan. Sejumlah warga terlihat turun tangan membantu pengendara yang kesulitan melintas.

Menurut Lela (40), warga setempat, banjir di lokasi tersebut sudah mulai surut pada siang hari, namun sempat cukup tinggi saat malam sebelumnya.

“Sekarang sudah mulai surut. Tadi malam ketinggian air hampir menutupi roda sepeda motor,” ujarnya.

Banjir di kawasan itu terjadi akibat meluapnya air dari saluran irigasi yang tidak mampu menampung derasnya aliran air hujan. Selain merendam jalan, luapan air juga masuk ke permukiman warga di Desa Siandong, yang berada tak jauh dari lokasi tersebut.

Baca Juga  BPKP Jateng Pastikan MBG di Brebes Aman Konsumsi

Ribuan rumah warga di Desa Siandong terendam air bercampur lumpur. Beberapa ruas jalan desa tak bisa dilalui, sementara lahan bawang milik petani rusak akibat tergenang.

Rien, warga setempat, mengatakan banjir datang dengan cepat setelah hujan turun.

“Airnya datang cepat banget, dari arah selatan. Baru hujan dua jam, langsung masuk ke pekarangan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, air berasal dari aliran sungai kecil yang berhulu di kawasan Kamal, Pamulihan, hingga Sirampog. Wilayah tersebut kini banyak berubah menjadi lahan pertanian setelah hutan di area atas semakin berkurang.

“Sekarang gunung atas sana gundul. Air hujan langsung ngucur ke bawah, gak ada yang nahan,” tambah Jumadi (55), warga lainnya.

Selain kiriman air dari daerah hulu, kondisi drainase di Desa Siandong juga turut memperparah genangan. Banyak saluran air yang dangkal dan dipenuhi lumpur serta sampah, membuat air sulit mengalir ke sungai utama.

“Udah lama gak dikeruk. Dulu katanya mau dibenerin, tapi gak jadi-jadi,” keluh Warsini, warga setempat.

Warga juga menyoroti tanggul sungai kecil di sisi barat desa yang rusak sejak banjir tahun lalu namun belum kunjung diperbaiki. Mereka berharap pemerintah segera melakukan normalisasi saluran air dan perbaikan tanggul agar banjir serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.

Baca Juga  Dukung Work Life Balance, BRI KC Bandara Soetta Gelar Olahraga Rutin Pegawai

Berita Terkait

Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis
Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan
DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim
Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau
MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla
Operasi Sarang Narkoba Polisi Periksa Pengunjung Tempat Hiburan Malam
Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan
BKSDA Kaltim Pastikan Perawatan Medis Bagi Bayi Orangutan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:57 WIB

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIB

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Erupsi beruntun, Badan Geologi Larang Warga Dekati Anak Krakatau

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:48 WIB

MUI Serukan Shalat Istisqa Untuk Mohon Hujan, Bantu Atasi Karhutla

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB

Berita

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB