Temui MUI, Pandji Bahas Karya dan Jelaskan Soal Mens Rea

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lensabumi.com – Komika Pandji Pragiwaksono mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2026) sore. Ia bertemu langsung dengan Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh, untuk membahas pertunjukannya yang menuai sorotan, Mens Rea.

Dalam pertemuan itu, Pandji menerima masukan terkait karya-karyanya. Ia pun mengakui hal tersebut secara terbuka.

“Tadi saya diingatkan bahwa sebagai orang yang berkarya, tentu selalu ada ruang untuk jadi lebih baik lagi,” ujar Pandji usai pertemuan.

Baca Juga  BRI BO Serang Gelar Sosialisasi Produk BRI Bersama PWRI Banten

Pandji menegaskan komitmennya untuk terus berkarya, termasuk lewat panggung stand-up comedy. Ia merancang setiap pertunjukan untuk menghibur banyak orang dari berbagai latar belakang. Karena itu, ia menyadari pentingnya mempertimbangkan perasaan publik dalam setiap materi yang ia bawakan.

“Saya punya komitmen, karena saya ingin terus berkarya dan karyanya didesain untuk menghibur sebanyak-banyaknya orang, maka karya itu harus didesain dengan mempertimbangkan perasaan sebanyak-banyaknya orang juga,” ucap Pandji.

Ia juga berharap para komika di seluruh Indonesia ikut menjaga semangat perbaikan dalam berkarya. Menurutnya, proses kreatif tidak pernah berhenti pada satu titik.

Baca Juga  Respons Cepat Laporan Warga, Polresta Tangerang Cek TKP Pemberhentian Paksa Kendaraan Diduga oleh Matel

“Jadi, komitmen untuk perbaikan sudah saya pastikan tadi di atas. Moga-moga ini akan membuat siapa pun komika di Indonesia untuk semakin mantap berkarya, karena tahu bahwa karya ini harus dilakukan dengan perbaikan terus-menerus,” sambungnya.

Selain menerima masukan, Pandji juga menjelaskan langsung maksud di balik pertunjukan Mens Rea kepada Asrorun Ni’am. Ia menyambut diskusi tersebut dengan sikap terbuka.

Baca Juga  Satpam BRI KC Cilegon, Garda Terdepan Navigator Layanan Nasabah

“Saya senang bisa punya kesempatan untuk bertemu dan menjelaskan, karena itu buat saya yang paling krusial sebagai seniman. Ketika saya bikin karya, tentu ada banyak penafsiran, tapi senimannya sendiri kan juga bisa ditanya untuk kejelasan maksud dari sebuah karya,” tuturnya.

Pertemuan ini menegaskan satu hal: dialog tetap jadi ruang penting antara kreator dan publik. Pandji memilih datang, berbicara, dan menjelaskan. Selebihnya, karya akan terus berjalan, tentu dengan evaluasi di setiap langkahnya.

Berita Terkait

BUPATI TANGERANG DAMPINGI GUBERNUR BANTEN SAFARI RAMADHAN DI KECAMATAN SEPATAN
RSUD Tigaraksa Tetap Layani Pasien BPJS Nonaktif, dr. Faridzi : Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat Nomor 1 ‎
Rumah di Mrebet Purbalingga Terbakar, Polisi Periksa TKP
Kemenkum Ingatkan Pembayaran Royalti Pemutaran Musik Religi Ramadhan
Truk Besar Proyek PIK 2 Disebut Biang Kerusakan Jalan, Tokoh Pantura Desak Pemkab Tangerang Tegas
Mayweather Dan Pacquiao Tarung Ulang 19 September 2026
Apel Timbang Terima Jaga Jadi Strategi Lapas Brebes Jaga Stabilitas Ramadhan
Tak Terima Dengan Pemberitaan, Manajemen Ciputra Hospitals “Pundung” ‎

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:16 WIB

BUPATI TANGERANG DAMPINGI GUBERNUR BANTEN SAFARI RAMADHAN DI KECAMATAN SEPATAN

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:22 WIB

RSUD Tigaraksa Tetap Layani Pasien BPJS Nonaktif, dr. Faridzi : Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat Nomor 1 ‎

Selasa, 24 Februari 2026 - 18:13 WIB

Rumah di Mrebet Purbalingga Terbakar, Polisi Periksa TKP

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:54 WIB

Kemenkum Ingatkan Pembayaran Royalti Pemutaran Musik Religi Ramadhan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:25 WIB

Truk Besar Proyek PIK 2 Disebut Biang Kerusakan Jalan, Tokoh Pantura Desak Pemkab Tangerang Tegas

Berita Terbaru

Berita

Rumah di Mrebet Purbalingga Terbakar, Polisi Periksa TKP

Selasa, 24 Feb 2026 - 18:13 WIB