Peternakan Sapi Perah Terbesar di ASEAN Dibangun, Warga Brebes Bersiap Nikmati Peluang Ekonomi Baru 

Senin, 20 Juli 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentan Andi Amran Sulaiman (ketiga dari kanan) secara resmi membuka peletakan baru pertama proyek peternakan sapi perah di Brebes, Senin (20/7). Foto: ost

Mentan Andi Amran Sulaiman (ketiga dari kanan) secara resmi membuka peletakan baru pertama proyek peternakan sapi perah di Brebes, Senin (20/7). Foto: ost

Brebes, Lensabumi.com – Harapan baru bagi ribuan petani dan peternak di Kabupaten Brebes mulai dibangun. Peletakan batu pertama (groundbreaking) Peternakan Sapi Perah Terpadu PT Global Dairi Bersama di Desa Karangbale, Kecamatan Larangan, Senin (20/7/2026), diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi pedesaan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi susu segar.

 

Peternakan sapi perah yang akan dibangun di atas lahan seluas sekitar 710 hektare tersebut ditargetkan mampu memproduksi hingga 180 ribu ton susu segar per tahun atau berkontribusi sekitar 20 persen dari produksi susu nasional. Proyek ini juga dirancang menjadi salah satu sentra peternakan sapi perah modern terbesar di Indonesia.

 

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengatakan, pembangunan peternakan terpadu ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mengurangi ketergantungan impor susu yang saat ini masih mencapai sekitar 80 persen dari kebutuhan nasional atau sekitar 3,6 hingga 3,8 juta ton per tahun.

Baca Juga  Cegah Stunting Sejak Dini, Bupati Paramitha Salurkan Bantuan Gizi untuk 300 Balita

 

“Kami bangga putra terbaik bangsa membangun industri susu. Ini yang kita nanti-nantikan dan menjadi harapan Bapak Presiden. Produksi di sini bisa mencapai 180 ribu ton per tahun atau sekitar 20 persen produksi nasional,” ujar Amran.

 

Menurutnya, kebutuhan susu nasional masih sangat besar sehingga pemerintah terus membuka peluang investasi di sektor peternakan. Ia bahkan menyebut Indonesia membutuhkan sedikitnya 20 peternakan berskala besar seperti PT Global Dairi Bersama apabila ingin mencapai swasembada susu.

 

“Pemerintah akan mengawal dan mempermudah investasi. Kalau butuh legalitas, Kementerian Pertanian siap mempercepat. Kita harus berkolaborasi agar swasembada susu bisa terwujud,” tegasnya.

Baca Juga  Merasa Aneh, Pemberian THR PPPK Paruh Waktu Guru di Lingkungan Pemprov Banten Jadi Sorotan

 

Tak hanya mengejar produksi, investasi ini juga membawa peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar. CEO PT Global Dairi Bersama menjelaskan perusahaan akan membangun ekosistem kemitraan yang melibatkan ribuan petani dan peternak lokal.

 

Sebanyak 5.000 petani akan diajak bermitra sebagai pemasok hijauan pakan ternak, sementara program penggemukan sekitar 7.000 ekor sapi jantan per tahun akan dikerjakan bersama masyarakat. Selain itu, perusahaan juga akan berkolaborasi dengan sekitar 1.000 hingga 2.000 peternak sapi perah dalam pengembangan produksi susu rakyat.

 

Skema tersebut diharapkan tidak hanya menciptakan pasar yang pasti bagi hasil pertanian dan peternakan masyarakat, tetapi juga meningkatkan keterampilan peternak melalui pendampingan, akses bibit unggul, serta jaminan pembelian susu segar.

Baca Juga  Ini Jadwal Baru Layanan SIM dan Samsat Satlantas Brebes Selama Ramadan

 

Selain aspek ekonomi, PT Global Dairi Bersama juga mengusung konsep peternakan berkelanjutan dengan memanfaatkan limbah ternak menjadi biogas dan pupuk organik yang dapat digunakan kembali untuk mendukung sektor pertanian di sekitar kawasan peternakan.

 

Groundbreaking peternakan sapi perah terpadu tersebut dihadiri Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, jajaran Forkopimda, akademisi, kelompok tani, kelompok ternak, serta masyarakat sekitar. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi penanda dimulainya kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun pusat industri susu baru di Kabupaten Brebes.

Berita Terkait

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan
Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan
Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Karya Warga Binaan Lapas Brebes Dilirik Pengunjung, dari Gantungan Kunci hingga Rak Pot

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Lapas Brebes, Musholla Darul Amanah, dan Pelajaran tentang Kebaikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Lapas Brebes Gandeng LDNU untuk Perkuat Pembinaan Kerohanian Warga Binaan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Berita Terbaru

Berita

Beraksi 15 Kali Pelaku Penipuan dan Penggelapan Diamankan

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:57 WIB

Berita

DPD Golkar Kabupaten Tangerang Santuni Puluhan Anak Yatim

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:16 WIB