Brebes, Lensabumi.com – Upaya Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes membangun perubahan positif bagi warga binaan terus dilakukan melalui penguatan pembinaan mental dan spiritual. Seluruh warga binaan yang beragama islam mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Kunjungan Lapas Brebes, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Lapas Brebes dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes untuk meluncurkan program Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dan Bimbingan Mental (Bimtal) yang akan dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa bersama Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Brebes. Program ini menjadi bagian dari upaya Lapas Brebes menghadirkan pembinaan keagamaan yang terarah, konsisten, dan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut menjadi wujud komitmen bersama dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga penguatan nilai moral dan spiritual warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Brebes, Mudo Mulyanto menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter warga binaan selama menjalani masa pidana.
“Melalui pembinaan keagamaan, kami ingin memberikan ruang bagi warga binaan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, dan membangun kebiasaan yang positif. Launching BTQ dan Bimtal bersama IPARI dan KanKemenag Brebes ini menjadi langkah nyata Lapas Brebes Sinergi untuk menghadirkan pembinaan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan,” ujarnya.
Mudo menambahkan, sinergi dengan Kemenag dan IPARI Kabupaten Brebes menjadi kekuatan tersendiri bagi Lapas Brebes dalam meningkatkan kualitas pembinaan.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan KanKemenag dan IPARI Kabupaten Brebes. Sinergi ini tentunya semakin memperkuat pembinaan di Lapas Brebes, sehingga warga binaan mendapatkan bekal keagamaan yang dapat mereka bawa ketika nantinya kembali ke keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes, M. Aqsho, mengapresiasi langkah Lapas Brebes yang terus membuka ruang kolaborasi dalam penguatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan.
“Pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam membentuk akhlak dan karakter. Kami mengapresiasi Lapas Brebes yang secara konsisten memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar dan memperdalam ilmu agama. Semoga program BTQ dan Bimtal ini dapat memberikan manfaat dan berjalan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt. Kasi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Brebes, Arif Rahman Hakim yang sekaligus menjadi pembicara dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mengajak warga binaan menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri.
“Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW. Perubahan yang baik dimulai dari kemauan untuk memperbaiki diri. Karena itu, kegiatan seperti BTQ dan Bimtal sangat penting untuk terus dilakukan secara konsisten,” tuturnya.
Melalui program BTQ dan Bimtal, Lapas Brebes berharap pembinaan keagamaan dapat memberikan dampak positif terhadap sikap dan perilaku warga binaan. Kegiatan rutin tersebut juga menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, memperkuat pemahaman agama, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.






