BPBD Agam: 72 Korban Bencana Hidrometeorologi Belum Ditemukan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat 72 korban bencana hidrometeorologi di daerah itu belum ditemukan sampai hari ini.

“72 orang korban belum ditemukan dampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda daerah ini beberapa waktu lalu,” kata Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Sabtu.

Ia mengatakan ke-72 korban itu tersebar di Kecamatan Malalak tiga orang, Palembayan 66 orang, Lubuk Basung satu orang, dan Tanjung Raya dua orang.

Baca Juga  Khofifah: 26 Sekolah Rakyat Di Jawa Timur Telah Beroperasi

Pencarian 72 orang korban tersebut masih berlangsung melibatkan BPBD, Basarnas, TNI, Polri dan relawan.

“Pencarian dengan menggunakan alat berat, karena korban diduga tertimbun material banjir bandang,” katanya.

Ia menambahkan korban meninggal dunia 192 orang tersebar di Kecamatan Malalak 14 orang, Palembayan 138 orang, Matur satu orang, Tanjung Raya 10 orang, Palupuh satu orang, Ampek Nagari satu orang, dan belum teridentifikasi 27 orang.

Baca Juga  BRI KC Bandara Soetta Ikuti Aksi “Satu Langkah Untuk Sumatera”, Salurkan Donasi bagi Korban Banjir

Sementara korban masih dirawat empat orang, mengungsi 4.081 orang dan terisolasi 26 jiwa.

“Mereka tinggal di pengungsian dan untuk kebutuhan logistik telah didistribusikan,” katanya.

Bencana banjir bandang, tanah longsor, banjir dan angin puting beliung melanda akhir November 2025, juga mengakibatkan rumah rusak ringan 367 unit, rusak berat 287 unit dan rusak berat 851 unit.

Baca Juga  RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman

Sedangkan jalan rusak 21 titik, jembatan rusak 28 titik, tempat ibadah 27 unit, fasilitas pendidikan 114 unit, lahan pertanian terdampak 2.044 hektare, ternak mati 5.481 ekor, dan infrastruktur pertanian 156 unit.

“Ada lima kecamatan yang kesulitan air bersih untuk kebutuhan warga terdampak,” katanya.

Berita Terkait

Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan
Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan
Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026
Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah
Kekeringan Melanda, Kementerian PU Pastikan Pasokan Air Bersih Bagi Warga Kab. Mojokerto dan Kab. Pamekasan
Kakanwil Ditjenpas Jateng Minta Petugas Lapas Brebes Perkuat Integritas dan Keamanan
Jaga Keselamatan Warga, KemenPU Ganti Jembatan Apung Sungai Wulan dengan Jembatan Gantung

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:19 WIB

Dampak Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau, Legislator PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Bagikan Ribuan Masker Kepada Pengguna Jalan

Minggu, 6 September 2026 - 14:22 WIB

Bukan Debu Biasa, Abu Vulkanik Anak Krakatau Mulai Terasa di Tangerang Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 09:36 WIB

Rumah di Pesantunan Brebes Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Sabtu, 5 September 2026 - 18:25 WIB

Tim Basket Putra Maksimalkan Kesempatan Ikuti Asian Games 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 13:23 WIB

Seminar “Mentalitas Rajawali” di Lapas Brebes, WBP Diajak Bangkit dan Berubah

Berita Terbaru