Relawan PLN Hadir di Aceh, Fokus Pulihkan Trauma Korban Bencana

Senin, 29 Desember 2025 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak relawan PLN membersihkan lumpur yang masih tersisa dan menumpuk di jalan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh. Selain memberikan dukungan moril, para relawan PLN bersama warga bahu-membahu melakukan bakti lingkungan dengan membersihkan fasilitas umum, fasilitas kesehatan, dan rumah ibadah.

Tampak relawan PLN membersihkan lumpur yang masih tersisa dan menumpuk di jalan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh. Selain memberikan dukungan moril, para relawan PLN bersama warga bahu-membahu melakukan bakti lingkungan dengan membersihkan fasilitas umum, fasilitas kesehatan, dan rumah ibadah.

 

lensabumi.com – PT PLN (Persero) hadir mendampingi warga terdampak bencana di Aceh melalui Employee Volunteering Program yang difokuskan pada pemulihan psikososial atau trauma healing. Melalui keterlibatan langsung para pegawai sebagai relawan, PLN berupaya membantu memulihkan kondisi mental dan semangat warga, khususnya anak-anak, agar dapat kembali beraktivitas normal secara bertahap pascabencana yang terjadi November lalu.

Sebanyak 30 relawan PLN turun langsung mendampingi warga sejak 18 Desember 2025 di enam titik wilayah, mulai dari Kuala Simpang (Aceh Tamiang), Idi Rayeuk (Aceh Timur), Takengon (Aceh Tengah), Simpang Tiga (Bener Meriah), Blangkejeren (Gayo Lues), hingga Nagan Raya.

Muhamad Putera Pradana (12), warga Kampung Dalam, Kabupaten Aceh Tamiang, yang sempat mengungsi selama delapan hari di atas mushola akibat banjir, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran PLN Volunteer Community. Kehadiran para relawan tak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan keceriaan dan semangat baru bagi Putera serta teman-temannya di tengah situasi bencana yang mereka alami.

Baca Juga  Gedung DPR berlakukan pemadaman lampu demi efisiensi energi

“Hari ini saya bergembira berkumpul dengan teman-teman di musala, karena ada PLN Peduli Aceh Tamiang dan saya dikasih hadiah dari PLN. Terima kasih ya, PLN,” kata Muhamad Putera.

Ernawati, Sekretaris Desa Babasuah sekaligus Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kota Tengah juga menyampaikan apresiasi atas program Employee Volunteering inisiasi PLN. Menurutnya, program pendampingan ini telah membantu memulihkan semangat para warga terdampak, khususnya anak-anak hingga akhirnya mereka mulai tersenyum kembali.

“Terima kasih kepada para Bapak dan Ibu (relawan) yang sudah menemani anak-anak kami. Alhamdulillah, anak-anak kami tambah semangat dan aktif lagi dengan adanya kegiatan ini (Employee Volunteering). Kami mohon kepada Bapak dan Ibu supaya lanjut kegiatan ini ke depan, membantu kami guru-guru di sini,” ucap Ernawati.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa kehadiran PLN di Aceh merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk selalu berdiri bersama masyarakat, terutama di masa-masa sulit. Menurutnya, tugas PLN bukan hanya memulihkan kembali kelistrikan Aceh yang sempat terdampak, namun juga mendorong pemulihan aktivitas masyarakat melalui berbagai program bantuan.

Baca Juga  BUMDes Pasir Barat Sukses Panen Perdana Telur Ayam, Camat Jambe Terkejut dan Beri Apresiasi Tinggi

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Aceh yang ikut merasakan duka mereka. Melalui para relawan, kami ingin menyalurkan energi kebahagiaan dan harapan agar warga, terutama anak-anak, tidak merasa sendirian menghadapi masa sulit ini,” ungkap Darmawan.

Darmawan menjelaskan, fokus utama kegiatan tersebut adalah pemulihan psikososial atau trauma healing anak-anak melalui interaksi langsung dengan warga, permainan sederhana, serta berbagai aktivitas ringan yang bersifat edukatif.

“Anak-anak adalah masa depan. Trauma yang mereka alami harus segera kita hapus dengan kasih sayang dan interaksi yang tulus. Kami ingin memastikan bahwa meski sedang di pengungsian, mereka tetap bisa bermimpi dan tersenyum kembali,” tambahnya.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital, Yusuf Didi Setiarto menyampaikan bahwa selain memberikan dukungan moril, para relawan PLN bersama warga bahu-membahu melakukan bakti lingkungan dengan membersihkan fasilitas umum, fasilitas kesehatan, dan rumah ibadah agar kehidupan sosial dan spiritual warga segera pulih. Tak hanya itu, dirinya melanjutkan, PLN juga menyalurkan kebutuhan dasar seperti bahan pokok, pakaian layak pakai, dan kebutuhan lainnya bagi para warga terdampak.

Baca Juga  Sambut Idul Fitri 1447 H, Hj. Aida Hubaedah Sampaikan Pesan Persaudaraan dan Mohon Maaf Lahir Batin

“Kegiatan ini menjangkau sekitar 900 penerima manfaat, terdiri dari anak-anak dan warga di lokasi pengungsian pada enam wilayah tersebut”, tutur Yusuf Didi.

Ia menekankan bahwa program Employee Volunteering merupakan bagian dari transformasi budaya kerja di PLN, di mana setiap pegawai didorong untuk memiliki jiwa kepedulian sosial yang tinggi.

“Bagi kami di PLN, keberhasilan sesungguhnya bukan hanya saat listrik menyala di rumah-rumah warga, tetapi saat kita bisa tumbuh dan kuat bersama masyarakat dalam situasi apapun. Aceh adalah bagian dari kita, dan kami akan terus mendampingi hingga proses pemulihan ini tuntas,” pungkas Yusuf Didi.

Berita Terkait

Albrian SH, Ketum Milenial Selatan Angkat Bicara Munculnya Salah Satu Kutipan Yang Di Duga Ditujukan Ke Zulhas
GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN
Gelar Bimtek, MUI Kabupaten Tangerang Harap Khitobah Inovatif serta Moderat dalam Berdakwah 
ALMAST Desak Pemkab Tangerang Segera Terbitkan Regulasi Penataan Kabel Optik yang Semrawut
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia
Jembatan Dibangun, 1.000 Pohon Ditanam: Polresta Tangerang Dorong Konektivitas dan Ketahanan Pangan untuk Masyarakat
Tingkatkan Kualitas Dakwah, MUI Kabupaten Tangerang Gelar Bimtek Khotib Profesional dan Inovatif
GMNI Desak BPN Kabupaten Tangerang Pecat KJSB Gogo Martondi : Jangan Biarkan Dugaan Pungli Berkedok Jasa Profesional Menghisap Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:59 WIB

Albrian SH, Ketum Milenial Selatan Angkat Bicara Munculnya Salah Satu Kutipan Yang Di Duga Ditujukan Ke Zulhas

Selasa, 21 April 2026 - 19:40 WIB

GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN

Selasa, 21 April 2026 - 15:22 WIB

ALMAST Desak Pemkab Tangerang Segera Terbitkan Regulasi Penataan Kabel Optik yang Semrawut

Selasa, 21 April 2026 - 14:43 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia

Selasa, 21 April 2026 - 13:15 WIB

Jembatan Dibangun, 1.000 Pohon Ditanam: Polresta Tangerang Dorong Konektivitas dan Ketahanan Pangan untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Kepala Puskesmas Tanjung, Hero Irawan (tengah), berfoto bersama peserta usai kegiatan penyuluhan Tuberkulosis (TBC) anak dalam rangka peringatan Hari Kartini di Aula Puskesmas Tanjung, Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas Puskes Tanjung

Daerah

Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:25 WIB

Petugas Lapas Brebes menandatangani ikrar deklarasi zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar) di Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas

Daerah

Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 Apr 2026 - 16:27 WIB