Ketua GMNI Banten Terpilih Tegaskan Pilkada Lewat DPRD adalah Kemunduran Demokrasi

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LENSABUMI.ComKETUA DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Provinsi Banten Endang Kurnia menegaskan, pemilihan kepala daerah lewat DPRD adalah kemunduran demokrasi. Kemunduran itu, lanjut dia, hanya untuk mengakomodir kepentingan elite.

“Kami menegaskan penolakan terhadap segala bentuk kemunduran demokrasi, termasuk gagasan mengembalikan Pilkada tidak langsung,” kata Endang usai resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD GMNI Banten dalam Konferensi Daerah (Konferda) VI yang digelar di Pandeglang, Sabtu-Minggu (10–11/1/2026).

Baca Juga  BRI UNIT Bayah Tingkatkan Pelayanan Melalui Kerja Kolaboratif dan Customer Focus

Konferda itu mengusung tema “Revitalisasi Gerakan Mewujudkan GMNI Banten yang Solid, Sistematis, dan Berdikari dalam Gerakan.” Endang menyebut, konferda menjadi ruang konsolidasi ideologis serta organisatoris.

Endang menyatakan, pemilihan kepala daerah oleh DPRD adalah kemunduran demokrasi. Partai politik (parpol) yang mengusung wacana itu, kata Endang, memiliki kecacatan dalam berpikir. Serta harus dilawan karena hendak merampas hak dan kedaulatan rakyat.
“GMNI akan selalu berdiri dan berpihak pada kedaulatan rakyat,” tegas Endang.
Menurut Endang, kepemimpinannya di DPD GMNI Banten akan diarahkan pada penguatan ideologi Marhaenisme dan kemandirian organisasi. Sekaligus memastikan GMNI tetap berada di garis perjuangan rakyat.

Baca Juga  Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Dia pun menegaskan, revitalisasi gerakan bukan sekadar jargon, karena GMNI Banten harus solid secara internal, sistematis dalam kerja organisasi, dan berdikari dalam menentukan sikap politik.

Selanjutnya, Endang menegaskan sikap GMNI yang menolak segala bentuk intervensi, baik dari kekuasaan politik, kepentingan pragmatis, maupun kelompok tertentu yang berupaya memanfaatkan GMNI. Sebab GMNI, ujar dia, bukan alat kekuasaan, melainkan organisasi perjuangan mahasiswa.“DPD GMNI Banten berdiri independen,” kata dia.

Baca Juga  Dadan Hindayana Kepala BGN Dijemput Kejagung

Endang juga menegaskan, DPD GMNI Banten berada dalam satu garis komando di bawah kepemimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI yang dipimpin Ketua Umum Sujahri Somar.

 

(Ari/Dn)

Berita Terkait

RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat
Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol
RDP Bersama DPRD dan Warga Cirarab, BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD 2027

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:12 WIB

RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD

Berita Terbaru