Ribuan Ikan Mati Di Aceh Jaya Diduga Akibat Limbah Tambak Udang Vaname

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Ribuan ikan di aliran sungai babah awe Desa Ceunamprong Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Aceh Jaya mati, diduga akibat adanya pembuangan limbah dari tambak udang vaname di wilayah setempat.

Kepala Desa Ceunamprong, Kasman Jabat saat dikonfirmasi dari Aceh Jaya, Sabtu (18/5/2025), membenarkan adanya ikan mati di aliran sungai mereka yang diduga akibat limbah tambak udang vaname.

“Kejadian itu memang benar, dan saya sudah dapat informasi dari warga tapi saya masih di Banda Aceh,” kata Kasman.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dusun Babah Awe Desa Ceunamprong, M Nasir turut membenarkan adanya ribuan ikan mati akibat buangan limbah tambak udang vaname tersebut.

“Kebetulan sungainya memang di belakang rumah saya, memang benar ada ikan yang mati di aliran sungai,” katanya.

Baca Juga  Polresta Tangerang Gelar Kajian dan Doa Hari Bhayangkara, Perkuat Pengabdian dan Tebar Kepedulian

Ia menjelaskan, sungai tersebut menjadi salah satu tempat warga mencari nafkah, maka jika kondisi ini terus berlanjut bisa berdampak pada ekonomi warganya.

“Harapan kita kepada pihak terkait untuk dapat bertanggung jawab karena sudah mengganggu lingkungan masyarakat dan melakukan pembuangan sesuai standar,” ujarnya.

Ia menuturkan, usaha tambak udang vaname di sana memang memiliki penampungan limbah, tetapi pada saat panen mereka langsung membuangnya ke sungai.

“Ini panen kali kedua mereka, pada saat pertama kemarin tidak ada kejadian, namun kali kedua ini langsung di buka ke arah sungai,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Aceh Jaya Rahmad Fuadi menyebutkan, hingga pertengahan Oktober 2025, hanya sepuluh perusahaan tambak udang vaname
di daerah tersebut yang memiliki izin resmi beroperasi.

Baca Juga  PT Energas Putra Raya Pastikan Penjualan LPG 3 Kg Sesuai SOP untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Tambak di kawasan Ceunamprong Kecamatan Indra Jaya, tersebut diketahui belum memiliki izin usaha.

Rahmat menjelaskan, tambak yang telah berizin telah memenuhi seluruh persyaratan teknis dan
lingkungan, termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (PAL) serta kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Aceh Jaya.

Terkait dugaan pencemaran lingkungan dan kematian ikan di Sungai Ceunamprong, kata Rahmat, pihaknya segera melakukan pengecekan terhadap status izin tambak yang beroperasi di kawasan itu.

Disisi lain, Dinas Kelautan, Perikanan dan Pangan (DKPP) Aceh Jaya bersama tim gabungan dari Balai Perikanan Budidaya Air Payau Ujong Batee, UPT DJPB KKP RI Jakarta, PSDKP Lampulo, Satpol PP dan WH serta pihak Polres Aceh Jaya telah mengecek langsung penyebab matinya ribuan ikan di aliran sungai itu.

Baca Juga  Tim PK JKN Brebes Perkuat Pencegahan Kecurangan untuk Jamin Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Kepala DKPP Aceh Jaya, Ridwan menyampaikan hari ini pihaknya bersama tim gabungan telah mengecek serta pembuktian terkait matinya ribuan ikan di aliran sungai yang diduga akibat limbah tambak udang vaname.

“Kita nanti akan melihat bagaimana konsep pembangunan tambak tersebut, kenapa bisa mati ikan di aliran sungai,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga segera mengambil sejumlah sampel termasuk air sungai dan ikan yang mati untuk dilakukan pengujian laboratorium.

“Jika memang terbukti nanti akan ditindaklanjuti termasuk tuntutan, seperti masyarakat disini juga menyampaikan permintaan ganti rugi dan ini dilakukan setelah duduk bersama apa hasil yang didapatkan,” demikian Ridwan.

Berita Terkait

Aprilia Kuasai FP1 Mandalika, Bezzecchi Ungguli Marc Marquez
Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi
Kementerian PU Kerahkan 20 Pompa Untuk Penanganan Kekeringan di Pakisjaya, Karawang
Sambut Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang, RSUD Tigaraksa Gelar Sunatan Massal
Lapas Brebes Jemput Bola Pantau Kesehatan Warga Binaan
Epson Bawa SureColor V4000, Printer UV Flatbed untuk Beragam Kebutuhan Bisnis
RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Aprilia Kuasai FP1 Mandalika, Bezzecchi Ungguli Marc Marquez

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Lapas Brebes Assessmen 12 Warga Binaan untuk Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kementerian PU Kerahkan 20 Pompa Untuk Penanganan Kekeringan di Pakisjaya, Karawang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Sambut Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang, RSUD Tigaraksa Gelar Sunatan Massal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Epson Bawa SureColor V4000, Printer UV Flatbed untuk Beragam Kebutuhan Bisnis

Berita Terbaru