Reses di Berbagai Desa, Warga Keluhkan Bansos Tak Tepat Sasaran dan Minimnya Alat Kesehatan Posyandu ke H. Wawan Sumarwan

Senin, 9 Februari 2026 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto Kegiatan Reses H. Wawan Sumarwan)
‎
‎TANGERANG – Agenda reses Anggota DPRD Provinsi Banten, H. Wawan Sumarwan, S.H., di beberapa desa di Kabupaten Tangerang diwarnai oleh beragam keluhan warga. Persoalan klasik mengenai penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak tepat sasaran serta terbatasnya alat kesehatan di Posyandu menjadi isu yang paling santer disuarakan masyarakat.
‎
‎
‎Dalam pertemuan tersebut, Polemik Data Bansos yang tidak Sinkron, banyak warga yang mengeluhkan adanya warga mampu yang justru mendapatkan bantuan, sementara keluarga yang benar-benar membutuhkan seringkali terlewatkan. Mereka berharap ada evaluasi berkala dan sinkronisasi data yang lebih akurat antara pemerintah desa, daerah, dan provinsi.
‎
‎”Kami sering menerima laporan warga tentang bansos yang salah alamat. Ini menjadi catatan serius bagi kami untuk mendorong Dinas Sosial agar lebih memperketat validasi data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial),” ujar H. Wawan Sumarwan menanggapi keluhan tersebut.
‎
‎Selain Bansos, Peningkatan Fasilitas Kesehatan Dasar, para kader Posyandu dan ibu rumah tangga juga menyampaikan minimnya fasilitas alat kesehatan pendukung, seperti timbangan digital, alat ukur tinggi badan (stadiometer), hingga alat cek kesehatan dasar yang sudah tidak layak pakai.
‎
‎Menanggapi hal ini, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa kesehatan ibu dan anak adalah prioritas utama. Ia berjanji akan membawa usulan pengadaan alat kesehatan Posyandu ini ke dalam pembahasan Reses bersama bupati Tangerang, serta pembahasan anggaran di tingkat provinsi.
‎
‎”Posyandu adalah garda terdepan dalam pencegahan stunting. Jika alat kesehatannya tidak memadai, pemantauan kesehatan warga tidak akan maksimal. Aspirasi ini akan kami kawal agar ada intervensi program dari Provinsi Banten untuk melengkapi sarana prasarana tersebut,” tambahnya.
‎
‎Mnindaklanjuti hal ini, H. Wawan Sumarwan berkomitmen bahwa seluruh aspirasi yang dihimpun selama masa reses ini akan diformulasikan menjadi pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD untuk diperjuangkan dalam rapat paripurna dan direalisasikan pada tahun anggaran mendatang. (Gass)

Baca Juga  DPC GMNI Kabupaten Tangerang Desak Kapolresta Lakukan Tes Urine Menyeluruh bagi Anggota Kepolisian

Berita Terkait

BNNP Jateng Perkuat Petompon Relawan Antinarkoba Disiapkan Zero Prevalensi Jadi Target
BNNP Jateng dan Pemkot Salatiga Bersinergi Menuju Zero Prevalensi 2045
Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara
HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor
Bunda PAUD Kabupaten Tangerang Dorong Pemenuhan Gizi Anak Melalui Program PMT di Satuan PAUD
Pilkades Serentak 2027, Pemkab Tangerang Tengah Siapkan Regulasi
Polsek Curug Hadir di Perempatan Pondok Bambu, Pastikan Arus Lalu Lintas Pagi Lancar
Amankan 10 Sepeda Motor Hasil Kejahatan, Diserahkan kepada Pemiliknya Gratis

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04 WIB

BNNP Jateng Perkuat Petompon Relawan Antinarkoba Disiapkan Zero Prevalensi Jadi Target

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:28 WIB

BNNP Jateng dan Pemkot Salatiga Bersinergi Menuju Zero Prevalensi 2045

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Ribuan Santri Peringati Hari Santri Di Kantor Wali Kota Jakarta Utara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:49 WIB

HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Pilkades Serentak 2027, Pemkab Tangerang Tengah Siapkan Regulasi

Berita Terbaru

Berita

HSN 2026, Bupati berpesan santri harus jadi pelopor

Kamis, 22 Okt 2026 - 09:49 WIB