Brebes, Lensabumi.com – Guna meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes menggelar kegiatan Sosialisasi Budaya Pelayanan Prima bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Brebes.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes dan diikuti oleh jajaran pegawai sebagai bagian dari upaya penguatan budaya kerja serta peningkatan kualitas layanan Pemasyarakatan, Senin (2/3).
Kepala Lapas Brebes, Gowim Mahali melalui Kasubbag Tata Usaha Lapas Brebes, Ayu Irfana Pramesti, membuka kegiatan tersebut dan dalam sambutannya menekankan bahwa pelayanan prima merupakan bagian penting dari komitmen reformasi birokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemasyarakatan.
Ayu menyampaikan bahwa pelayanan kepada masyarakat, khususnya keluarga warga binaan dan pengguna layanan, harus dilaksanakan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta sikap yang ramah dan responsif.
“Pelayanan prima bukan hanya sekadar konsep, tetapi harus menjadi budaya kerja yang tertanam dalam setiap tindakan dan perilaku petugas. Dengan pelayanan yang baik, kita dapat membangun kepercayaan masyarakat serta menciptakan citra positif institusi,” ujar Ayu.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim dari BRI Brebes yang memberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip dasar pelayanan prima, mulai dari komunikasi yang efektif, sikap profesional, etika pelayanan, hingga pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Dalam pemaparannya, pemateri dari BRI, Abdillah Fiuri juga menekankan bahwa kualitas pelayanan sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sebuah institusi.
“Pelayanan prima bukan hanya tentang melayani dengan cepat, tetapi juga bagaimana kita mampu memberikan pengalaman pelayanan yang ramah, solutif, dan berkesan bagi masyarakat. Sikap, komunikasi, dan ketulusan dalam melayani menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik,” ungkap pemateri dari BRI.
Materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi seluruh petugas dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Suasana diskusi berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait tantangan pelayanan di lingkungan Lapas. Antusiasme ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan publik.
Melalui kegiatan ini, Lapas Brebes menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya pelayanan prima sebagai bagian dari pembangunan Zona Integritas serta upaya mewujudkan pelayanan publik yang cepat, ramah, transparan, dan akuntabel.







