Kisah Warningsih, Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot Berdinding Bilik, Kini Mendapat Bantuan Bedah Rumah

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Maruarar Sirait bersama Gubernur Jateng dan Bupati Paramitha meninjau komdisi rumah milik warningsih, Sabtu (9/5). Foto: lensabumi/ist

Menteri Maruarar Sirait bersama Gubernur Jateng dan Bupati Paramitha meninjau komdisi rumah milik warningsih, Sabtu (9/5). Foto: lensabumi/ist

Brebes, Lensabumi.com – Air mata haru tak bisa disembunyikan dari wajah Warningsih (45), seorang janda warga Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Selama puluhan tahun, ia bersama putrinya, Anggun yang baru berusia 6 tahun, tinggal di rumah tua peninggalan orang tuanya yang kondisinya sangat memprihatinkan.

 

Dinding rumah itu masih terbuat dari geribig atau anyaman bambu yang mulai rapuh dimakan usia. Tak ada WC layak di rumah tersebut, hanya kamar mandi usang yang sederhana. Di rumah itulah Warningsih bertahan hidup sambil berjualan jajanan anak-anak demi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

 

Sejak kecil, Warningsih hidup di rumah tersebut bersama kedua orang tuanya. Kini usia rumah itu diperkirakan sudah lebih dari 50 tahun. Meski sederhana, rumah itu menjadi saksi perjalanan hidupnya hingga membesarkan anak seorang diri.

Baca Juga  Menhub: 119,5 Juta Orang Potensi Lakukan Perjalanan Natal-Tahun Baru

 

Namun, harapan baru akhirnya datang. Rumah reyot yang selama ini ditempatinya akan segera dibedah dan dibangun menjadi rumah layak huni melalui program bantuan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

 

Warningsih tampak sumringah saat mendengar kabar rumahnya akan diperbaiki. Dengan suara bergetar ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto serta pemerintah yang telah peduli kepada rakyat kecil seperti dirinya.

 

“Alhamdulillah senang sekali. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan semua yang sudah membantu rumah saya,” ucapnya haru.

 

Program bedah rumah tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PKP RI, Muarar Sirait saat kunjungan kerja di Brebes, Sabtu (9/5/2026). Menteri yang akrab disapa Ara itu datang bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Anggota DPR RI Danang Wicaksana Sulistya dan Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.

Baca Juga  Lepas 354 Jemaah Calon Haji, Bupati Brebes Pesan Jaga Nama Baik Daerah

 

Kegiatan dipusatkan di Desa Kaliwlingi dan diikuti melalui Zoom Meeting oleh 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Turut hadir jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Brebes.

 

Menteri Ara mengatakan, pada tahun 2025 terdapat 20 unit rumah di Brebes yang dibedah pemerintah. Sementara pada tahun 2026 jumlahnya akan meningkat menjadi 600 unit rumah. Sedangkan untuk wilayah Jawa Tengah ditargetkan sedikitnya 30 ribu rumah mendapatkan perbaikan.

 

“Saat ini ada 10 unit rumah yang sedang dilakukan perbaikan di wilayah Brebes. Untuk pengadaan bahan bangunan dilakukan melalui lelang terbuka kepada toko bangunan,” jelasnya.

 

Menurut Menteri Ara, program pembangunan rumah harus memberikan tiga manfaat sekaligus, yakni membantu rakyat mendapatkan rumah layak, menghadirkan manfaat bagi penerima bantuan, sekaligus menggerakkan iklim dunia usaha lokal seperti toko bangunan dan pekerja konstruksi.

Baca Juga  Kajari Baru Siap Bersinergi, Pemkab Brebes Perkuat Pengawalan Program Pembangunan

 

Sementara itu, Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengaku ikut bahagia melihat warganya mendapat perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat.

 

“Program bedah rumah bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga menghadirkan harapan baru dan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat kecil,” tuturnya.

 

Kini, Warningsih tak lagi hanya memandangi dinding bambu yang lapuk. Ia mulai membayangkan rumah yang aman dan nyaman untuk dirinya dan sang buah hati. Di tengah keterbatasan hidup yang dijalani bertahun-tahun, bantuan itu menjadi hadiah paling berharga yang menghidupkan kembali harapan seorang ibu sederhana di Brebes.

Berita Terkait

Perkuat Demokrasi Beretika, Muswil Perisai Demokrasi Bangsa Digelar di Brebes
Spirit Nabawiyah Sumbang 150 Al-Qur’an untuk Warga Binaan Lapas Brebes
Yamal Ruliyansyah Buka EDUWISATA PETANI UNGGULAN Patriot Ketahanan Pangan Di Karang Harja Cisoka
Kedepankan Pendekatan Humanis, Kompi Negosiator Polres Brebes Digembleng Latihan Intensif
Perkuat Kompetensi Digital Personel, Bidhumas Polda Jateng Gelar Latkatpuan Humas Bertema Creative Digital Vibes
Raih WTP Ketujuh, Brebes Jaga Kepercayaan Publik Lewat Tata Kelola Keuangan
Lapas Brebes Libatkan Polisi Militer dalam Penguatan Karakter dan Integritas ASN
Bupati Tangerang Minta Para Guru Ngaji, Pimpinan Ponpes, Ustad dan Ustadzah Perkuat Sinergi Cegah Tindak Kekekerasan Terhadap Perempuan dan TPPO

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:34 WIB

Perkuat Demokrasi Beretika, Muswil Perisai Demokrasi Bangsa Digelar di Brebes

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:20 WIB

Spirit Nabawiyah Sumbang 150 Al-Qur’an untuk Warga Binaan Lapas Brebes

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:13 WIB

Yamal Ruliyansyah Buka EDUWISATA PETANI UNGGULAN Patriot Ketahanan Pangan Di Karang Harja Cisoka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:48 WIB

Kedepankan Pendekatan Humanis, Kompi Negosiator Polres Brebes Digembleng Latihan Intensif

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:44 WIB

Perkuat Kompetensi Digital Personel, Bidhumas Polda Jateng Gelar Latkatpuan Humas Bertema Creative Digital Vibes

Berita Terbaru